in ,

APINDO: PPS Jadi Kesempatan Terakhir bagi Wajib Pajak

Ia juga menekankan bahwa PPS bukan jebakan. PPS merupakan mekanisme yang disediakan pemerintah untuk memperbaiki kepatuhan perpajakan WP. Pengusaha harus mulai percaya dengan sistem perpajakan Indonesia. Ingat, DJP tengah membangun core tax untuk lebih memperkuat sistem perpajakan.

“Saya sudah ada ratusan teman nelpon. ‘Sur, hebat juga ya sekarang data di Melbourne, data di Sydney, Singapura, punya rumah, punya rekening, kebongkar semua.’ Nah, ini sudah ratusan (menelepon). Kalau sekarang ada ribuan orang yang dengar, asal tahu saja, sistem pajak ini sudah mulai luar biasa. Saya kaget juga, apa benar? Tapi memang benar ketauan. Jadi, saya mengimbau teman-teman pengusaha agar benar-benar jangan melewatkan kesempatan inilah. Pajak lebih baik untuk Indonesia,” ungkap Suryadi.

Baca Juga  Ekonom: BBM Boleh Dinaikkan, Bebaskan PPN Energi

Sebagai informasi, menurut data yang dihimpun dari Direktorat Perpajakan Internasional DJP, pada tahun 2020, DJP telah menerima data informasi keuangan secara otomatis dari 83 negara dan jaringan pertukaran informasi berdasarkan permintaan dari 144 negara. Hal ini merupakan hasil dari konsensus global yang digawangi oleh Economic Co-operation and Development (OECD) dalam pelaksanaan pertukaran informasi keuangan secara otomatis atau Automatic Exchange of Information (AEOI).

Suryadi juga menyampaikan bahwa pengusaha sangat menunggu aturan turunan PPS dalam UU HPP. Sebelum aturan turunan terbit, orang masih ragu untuk mengikuti program ini.

“Orang masih bertanya-tanya, bagaimana hilirisasi dan sebagainya. Memang saya pernah menjawab pertanyaan teman-teman, pasti dalam tahun ini, tapi lebih baik dari ibu (menteri keuangan) yang menjawab. Ini penting sekali karena orang itu masih bingung. Lalu ada satu permintaan saya juga, untuk the next future, kalau bisa semua pemeriksaan itu jangan pakai face to face kaya di luar negeri, kita sistemnya pakai elektronik saja sehingga lebih terbuka, ” ujarnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *