in ,

Bank Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Jaih juga mengatakan, adanya bank digital syariah dapat mengatasi permasalahan terkait keterbatasan layanan perbankan syariah yang hanya ditemukan di kota-kota besar. Sehingga dapat memberikan kemudahan kepada nasabah dan pihak bank dalam bertransaksi. Hingga akhirnya memberikan peluang yang besar pada perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Hal tersebut sejalan dengan potensi bank syariah yang masih sangat besar. Data OJK menunjukan bahwa perbankan syariah terus mengalami perkembangan positif pada aset, Pembiayaan Yang Disalurkan (PYD) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terus tumbuh setiap tahunnya. Sehingga dengan berkembangnya digitalisasi dalam usaha perbankan syariah dapat meningkatkan kontribusi ekonomi syariah pada perekonomian nasional.

Walaupun demikian, Jaih juga mengingatkan terkait risiko-risiko yang dapat ditimbulkan dari transaksi digital. Menurutnya, risiko tersebut harus diperhatikan dan dipahami terutama terkait stabilitas kekuatan jaringan internet, risiko operasional, serta risiko-risiko lain termasuk bentuk kecurangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga  Rumah Ekspor Solo, Dorong Ekspor Produk UMKM

“Mudah-mudahan risiko-risiko transaksi secara digital di bank syariah dapat dimitigasi secara maksimal, sehingga peluangnya untuk berkembang semakin besar,” ujarnya.

* Penulis Adalah Mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas: Ekonomi dan Bisnis, Jurusan: Akuntansi, Angkatan: 2020

* Informasi yang disampaikan dalam Artikel ini Sepenuhnya merupakan Tanggung Jawab Penulis

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *