in ,

Pemulihan Sektor Properti, SMF Gandeng BPR Syariah

PT Sarana Multigriya Finansial Mendukung Pembiayaan Syariah
PT Sarana Multigriya Finansial

Pajak.com, Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyatakan kesiapannya dalam mendukung Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. BPRS akan digandeng untuk ikut mendorong meningkatkan volume kredit kepemilikan rumah (KPR) islamic banking (iB) untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, dalam Kegiatan focus group discussion (FGD) bertajuk “Peran BPR Syariah Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Penyaluran KPR” yang digelar SMF, pada Selasa Petang  (9/2).

“Dalam mendukung bangkitnya sektor perumahan untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), SMF mengajak dan siap bergandengan tangan dengan BPR Syariah di Indonesia  dalam penyediaan dana menengah panjang untuk pembiayaan perumahan,” kata Ananta secara tertulis kepada Pajak.com.

Ananta memandang, industri perbankan syariah di Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup baik, bahkan mampu bertahan di tengah badai pandemi 2020 lalu. Menurutnya, BPRS merupakan bagian dari perbankan syariah nasional memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, setidaknya terdapat lebih dari 160 BPR Syariah di Indonesia.

Baca Juga  Ekonomi Indonesia Mulai Pulih, di Level Pra Pandemi

“Jumlah BPRS yang banyak ini jelas merupakan sebuah potensi dimana artinya BPRS memiliki aksesibilitas lebih besar untuk menjangkau masyarakat lebih jauh, “ucap Ananta dalam kegiatan yang dihadiri oleh Direksi BPRS se-Jabodetabek dan Banten ini.

Sayangnya, masih sedikit BPR Syariah yang dalam kegiatan usahanya melakukan penyaluran pembiayaan KPR iB. Padahal, menurut Ananta sektor perumahan dan property menjadi andalan atau leading sector pemerintah untuk bisa menggerakkan perekonomian yang melemah karena pandemi Covid 19.

“Bangkitnya sektor properti dan perumahan memberikan multiflier effect yang dapat menggerakkan lebih dari 170 sektor industri turunan lainnya yang berhubungan dengan industri perumahan sehingga akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Ananta.

Baca Juga  Jaga Inflasi, BI Tetap Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Ananta berharap, akan lebih banyak BPRS yang dapat ikut menyalurkan pembiayaan KPR iB. Dengan demikian semua pihak bisa membantu proses percepatan pemulihan ekonomi nasional. SMF yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan, siap bersinergi untuk merealisasikan peningkatan penyaluran KPR Syariah bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kami optimis ke depan BPRS dapat memiliki peran penting dalam penyaluran pembiayaan perumahan di Indonesia, oleh karena itu kami mengajak kepada BPRS untuk dapat berkolaborasi bersama menggerakan sektor perumahan di masa pandemik,” ungkapnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0