in ,

BSI Targetkan Penyaluran KPR Rp 38 triliun

Bank Syariah Indonesia Targetkan Penyaluran KPR Rp 38 triliun
FOTO : IST

Pajak.com, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk menargetkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) lebih dari Rp 38 triliun di tahun 2021. Salah satu program yang telah diluncurkan adalah BSI Griya Hasanah. KPR ini menggunakan akad syariah dengan margin khusus dan jangka waktu pembiayaan hingga 30 tahun.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi berharap, BSI Griya Hasanah dapat menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin membeli rumah impian sesuai prinsip syariah. Di sisi lain, penyaluran pembiayaan ini sebagai langkah agresif dalam mendorong pertumbuhan KPR.

“Kami berharap program ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mewujudkan hunian impian dengan berbagai kemudahan dan penawaran terbaik,” kata Hery, melalui keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, pada Minggu petang (7/3).

Baca Juga  BSI Gelar Akad Masal 1.500 Nasabah KPR

Ia juga mengatakan, program pembiayaan perumahan merupakan salah satu fokus dari BSI. Oleh karena itu, perseroan hasil merger tiga bank syariah ini telah bekerja sama dengan tiga ribu proyek pengembang perumahan di seluruh Indonesia.

“Melalui berbagai program pembiayaan perumahan, di tengah kondisi pandemi BSI memiliki keinginan untuk menyalurkan pembiayaan perumahan dengan target lebih dari Rp 38 triliun hingga akhir tahun 2021,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang tertarik, BSI Griya Hasanah memiliki promo dengan margin spesial mulai setara 3,3 persen (effective per annum) pada satu tahun pertama dan 10 persen (effective per annum) sampai akhir. Menariknya lagi, masyarakat dapat memilih metode angsuran berjenjang dan tetap. Selain itu, masyarakat juga dibebaskan dari biaya administrasi, appraisal (taksiran nilai properti), dan provinsi. Pembiayaan ini dapat diakses masyarakat di seluruh kantor Bank Syariah Indonesia.

Baca Juga  BSI: Volume Transaksi Digital Tembus Rp 40,85 Triliun

Sekadar informasi, BSI memiliki total aset mencapai sekitar Rp 240 triliun, modal inti lebih dari Rp 22,60 triliun; dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 210 triliun; serta total pembiayaan Rp 157 triliun. Di akhir tahun 2020, BSI mencatatkan laba terkonsolidasi mencapai Rp 2,19 triliun.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0