in ,

Kemenperin Fasilitasi SDM untuk Industri Petrokimia

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, lulusan dari jurusan Teknik Kimia Industri, Teknik Perawatan Mesin, serta Pemasaran dan Logistik telah mendapatkan kurikulum spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga saat mereka lulus diharapkan sudah bisa langsung bekerja.

Adapun platform pembelajaran digital yang telah disiapkan Petrokimia Gresik, antara lain virtual reality, augmented reality, 360 plant tour dan enterprise university. Melalui aplikasi ini, proses pembelajaran dan transfer knowledge dapat terus berjalan.

“Selain itu, metode tatap muka antara mahasiswa dan dosen pengajar tetap dilakukan secara daring menggunakan platform pembelajaran digital dari Politeknik APP Jakarta dan Politeknik ATI Makassar,” katanya.

Baca Juga  BRIN Danai Rp 300 Juta per Tahun Startup Berbasis Riset

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Iken Retnowulan menjelaskan bahwa model penyelenggaraan pendidikan dilakukan dengan model pendidikan vokasi sistem ganda atau dual system, sertifikasi BNSP, dan penempatan kerja didukung pembelajaran teaching factory. “Ini merupakan tipikal sistem pembelajaran di seluruh unit pendidikan vokasi industri milik Kemenperin yang berorientasi pada kebutuhan industri atau demand driven,” jelasnya.

Selanjutnya, Iken menegaskan bahwa Kemenperin akan terus mendorong partisipasi BUMN dan perusahaan industri lainnya untuk menyelenggarakan program ini, karena pemerintah telah memberikan fasilitas super tax deduction bagi industri. “Program ini bisa lebih masif dan tidak tergantung pada APBN dalam penyelenggarannya,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *