“Saya beserta segenap keluarga besar Otoritas Jasa Keuangan turut berduka cita atas bencana yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Semoga donasi yang kami kumpulkan bersama industri jasa keuangan sebesar Rp 1 miliar dapat membantu meringankan beban saudara-saudara yang sedang mengalami musibah, untuk digunakan membangun tenda pengungsian, memasok obat-obatan, atau kebutuhan sandang dan pangan lainnya,” kata Wimboh dalam keterangan resmi Sabtu (10/4/2021).
Bantuan OJK dan pelaku industri jasa keuangan itu diserahkan langsung secara simbolis masing-masing sebesar Rp 500 Juta oleh Kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP. Sianipar kepada Gubernur Provinsi NTT, Viktor B. Laiskodat di Maumere, Kabupaten Sikka. Penyerahan ini juga bersamaan dengan kunjungan Presiden Jokowi untuk melakukan peninjauan kondisi pascabencana di Kabupaten Flores Timur, serta oleh Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTB, Rissa Khairunnisa kepada Gubernur Provinsi NTB, Zulkieflimansyah di Mataram.
Berdasarkan data terakhir yang disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Raditya Jati, sebanyak 68 orang yang dinyatakan meninggal dunia. Ke-68 korban meninggal dunia tersebut 44 di antaranya warga Kabupaten Flores Timur, 11 di Kabupaten Lembata, 2 di Kabupaten Ende dan 11 lainnya di Kabupaten Alor. Selanjutnya terdapat pula 15 orang luka-luka. Masing-masing merupakan 9 orang warga Flores Timur, 1 warga Kabupaten Ngada dan 5 lainnya warga kabupaten Alor.
Comments