in ,

Hilirisasi Industri Buat Kinerja Ekspor Kian Membaik

Di sisi lain, ekspor bahan baku crude palm oil (CPO) dan crude palm kernel oil (CPKO) menurun lantaran diproses dan diekspor sebagai produk hilir, termasuk bahan baku Biodiesel Program B30. “Indonesia telah bertransformasi tidak hanya mengandalkan ekspor komoditas mentah CPO dan CPKO, tetapi menjadi pengekspor produk hilir bernilai tambah,” imbuhnya.

Di sisi lain, ekspor perhiasan pada tahun 2020 mencapai 1,47 miliar dollar AS. Agus bilang, industri perhiasan emas memiliki nilai ekonomi yang sangat besar bila dilihat dari hulu sampai hilir, apalagi Indonesia menduduki peringkat keenam dunia untuk produksi perhiasan emas.

“Hilirisasi di sektor ini juga mendukung penyerapan tenaga kerja. Sebagai industri yang padat modal sekaligus padat karya, industri perhiasan emas dapat menyerap sebanyak 21.269 tenaga kerja untuk produksi eksisting sebanyak 47,5 ton,” ucapnya.

Baca Juga  UKM Indonesia Lebih Prioritaskan Aspek ESG

Secara jenis ragam, produk hilir yang dihasilkan industri dalam negeri meningkat dari 126 produk pada 2014, menjadi 170 produk pada tahun 2020 yang didominasi oleh produk bahan pangan dan bahan kimia dari sumber terbarukan.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *