in ,

Giatkan “Event” Nusantara Demi Pemulihan Parekraf

Sandi mengemukakan, dengan peluncuran KEN 2021, diharapkan akan menumbuhkan semangat bagi para pelaku parekraf dan pemerintah daerah untuk menyelenggarakan event, sehingga bisa mempertahankan lapangan kerja dan mendorong perekonomian. Karena, ada sekitar 34 juta masyarakat Tanah Air yang bekerja di sektor ini.

“Program ini juga mengirim pesan untuk memberikan semangat dan motivasi terhadap para penyelenggara event di seluruh indonesia sampai ke level desa, bahwa event selama pandemi dilakukan dengan protokol kesehatan CHSE. Kita bisa berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menghadirkan geliat ekonomi kembali, khususnya setelah satu tahun ini event tidak bergerak,” ungkapnya.

Ia menyebut, KEN akan membawa sesuatu yang berbeda karena Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui tim kurator independen akan menentukan kegiatan berdasarkan kategori-kategori, yakni Top 10 Event, Top 10 International Event, Top 10 National Event, Top 10 Regional Event, dan the Best Event of Province.

Baca Juga  Indonesia dan Bangladesh Komitmen Penyelesaian IB-PTA

“KEN dipilih berdasarkan atas tiga aspek yaitu inovasi digital, kolaborasi local wisdom dan pemberdayaan masyarakat, serta adaptasi CHSE. Selain yang masuk dalam daftar, Kemenparekraf tetap merangkul semua daerah dan event lainnya,” ucapnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *