in ,

Gaji Ke-13 ASN Cair! Cek Rincian, Komponen, dan Besarannya

Gaji Ke-13 ASN
Foto: Dok. Setkab RI

Gaji Ke-13 ASN Cair! Cek Rincian, Komponen, dan Besarannya

Pajak.comJakarta – Pemerintah menyatakan bahwa pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan pensiunan hingga Senin (3/6) pukul 16.00 WIB, telah mencapai Rp 21,12 triliun. Lalu, bagaimana rincian realisasi pencairan, komponen gaji, hingga besaran gaji ke-13 bagi para ASN, TNI/Polri, dan pensiunan ini?

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan Deni Surjantoro memerinci, penyaluran gaji ke-13 sejumlah Rp 21,12 triliun mencakup pembayaran untuk PNS Pusat, TNI, dan Polri yang telah dicairkan sebesar Rp 10,89 triliun untuk 1.665.294 pegawai.

Rinciannya, pembayaran gaji ke-13 PNS sebesar Rp 5,04 triliun untuk 709.573 pegawai. Selanjutnya, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima Rp 298 miliar untuk 74.707 pegawai, anggota Polri sebesar Rp 3,18 triliun untuk 441.521 personel, dan prajurit TNI sebesar Rp 2,36 triliun untuk 429.493 personel.

“Secara keseluruhan, jumlah satker (satuan kerja) yang sudah dibayarkan sebanyak 8.423 atau 61 persen dari 13.755 satker. Sementara jumlah kementerian/lembaga yang sudah mengajukan gaji ketigabelas sebanyak 81 dari 84 kementerian/lembaga,” kata Deni melalui keterangan tertulis, dikutip Pajak.com, Rabu (05/06).

Selain itu, Kemenkeu juga telah mencairkan gaji ke-13 sebesar Rp 10,23 triliun untuk 3.116.364 pensiunan. Pencairan tersebut disalurkan melalui PT Taspen sebesar Rp 8,9 triliun untuk 2.647.698 pensiunan dan PT Asabri sebesar Rp 1,33 triliun untuk 468.666 pensiunan.

“ASN daerah masih menunggu pencairan di bulan Juni 2024,” tambah Deni.

Baca Juga  Gaji ke-13 ASN, TNI, dan Polri Cair, Apakah Dipotong Pajak?

Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 50,8 triliun untuk melaksanakan pembayaran gaji ke-13 ini, yang mencakup pembayaran untuk ASN pusat, ASN daerah, dan pensiunan. Pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan secara otomatis oleh PT TASPEN (Persero) secara langsung ke rekening setiap peserta penerima pensiun dan penerima tunjangan tahun 2024.

Apa saja komponen gaji ke-13 tahun 2024?

Ketentuan mengenai pemberian gaji ke-13 telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024 (PP 14/2024) dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2024 (PMK 15/2024). Pemerintah menyebut, pemberian gaji ke-13 tahun 2024 ini merupakan upaya pemerintah untuk mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

PP yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2024 ini menyebut bahwa gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni 2024. Beleid ini juga menegaskan bahwa gaji ke-13 tidak diberikan kepada PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri yang sedang cuti di luar tanggungan negara atau ditugaskan di luar instansi pemerintah dengan gaji dari instansi tempat penugasan.

Sementara dalam Kemenkeu menjelaskan, gaji ke-13 menggunakan komponen penghasilan Mei 2024, dan diberikan tanpa pengenaan potongan atau iuran. Sementara untuk potongan Pajak Penghasilan (PPh), Kemenkeu memastikan akan ditanggung pemerintah.

Adapun komponen gaji ke-13 bagi pegawai ASN terdiri dari gaji pokok serta tunjangan yang terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan/umum, serta tunjangan kinerja untuk ASN di instansi pusat atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) di pemerintah daerah. Komponen tersebut diberikan sesuai dengan pangkat, jabatan, dan peringkat/kelas jabatan masing-masing penerima.

Sedangkan komponen bagi penerima pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan terdiri dari gaji/pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan pensiun. Kemudian bagi guru dan dosen yang tidak mendapatkan tunjangan kinerja/tambahan penghasilan, dalam komponennya juga terdapat tunjangan profesi guru/dosen, tunjangan kehormatan profesor, atau tambahan penghasilan guru dengan besaran 100 persen yang diterima dalam satu bulan.

Baca Juga  Perubahan Perhitungan PPh 21 Skema TER untuk ASN

Berapa besaran gaji ke-13 tahun 2024?

Di bagian akhir PP 14/2024 disebutkan, ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian THR dan gaji ke-13 yang bersumber dari APBN diatur dengan peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan, sedangkan bagi yang bersumber dari APBD diatur dengan peraturan kepala daerah.

Berikut adalah rincian besaran gaji ke-13 yang telah diperinci dalam PMK 15/2024:

Pimpinan dan Anggota Lembaga Nonstruktural:

  • Ketua/Kepala: Rp 26.299.000
  • Wakil Ketua: Rp 24.721.200
  • Sekretaris: Rp 23.420.250
  • Anggota: Rp 23.420.250

Pegawai Non-Pegawai ASN pada Lembaga Non-Struktural dan Pejabat Eselon:

  • Eselon I: Rp 20.738.550
  • Eselon II: Rp 16.262.400
  • Eselon III: Rp 11.535.300
  • Eselon IV: Rp 8.844.150

Pegawai Non-Pegawai ASN Berdasarkan Jenjang Pendidikan dan Masa Kerja:

1. SD/SMP/sederajat:

  • Masa kerja sampai 10 tahun: Rp 3.571.050
  • Masa kerja 10–20 tahun: Rp 3.866.100
  • Masa kerja di atas 20 tahun: Rp 4.210.500

2. SMA/Diploma I/sederajat:

  • Masa kerja sampai 10 tahun: Rp 4.089.750
  • Masa kerja 10–20 tahun: Rp 4.456.200
  • Masa kerja di atas 20 tahun: Rp 4.884.600

3. Diploma II/Diploma III/sederajat:

  • Masa kerja sampai 10 tahun: Rp 4.573.800
  • Masa kerja 10–20 tahun: Rp 4.971.750
  • Masa kerja di atas 20 tahun: Rp 5.436.900
Baca Juga  Isi PP 14/2024 tentang THR dan Gaji ke-13 PNS-Pensiunan

4. Strata I/Diploma IV/sederajat:

  • Masa kerja sampai 10 tahun: Rp 5.492.550
  • Masa kerja 10–20 tahun: Rp 5.967.150
  • Masa kerja di atas 20 tahun: Rp 6.521.550

5. Strata II/Strata III/sederajat:

  • Masa kerja sampai 10 tahun: Rp 6.470.100
  • Masa kerja 10–20 tahun: Rp 6.964.650
  • Masa kerja di atas 20 tahun: Rp 7.542.150
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *