in ,

Bizhare Gandeng Ok Oce Solusi Pendanaan UMKM

Bizhare Gandeng Ok Oce Solusi Pendanaan UMKM
FOTO : IST

Pajak.com, Jakarta – PT Investasi Digital Nusantara (Bizhare) menggandeng gerakan sosial kewirausahaan OK OCE untuk memperluas pasar UMKM. Bizhare merupakan platform teknologi finansial equity crowdfunding/ECF). Upaya kerja sama ini karena Bizhare melihat perkembangan bisnis UMKM di Indonesia kerap kali dihadapkan pada salah satu tantangan, yakni permodalan ekspansi bisnis.

Direktur utama Bizhare Heinrich Vincent mengatakan, proses pendanaan modal bisnis masih dianggap sebagai proses yang rumit oleh kebanyakan pelaku UMKM. Pihak peminjaman modal bisnis sering kali mengharuskan mereka memenuhi berbagai persyaratan dengan proses panjang yang menahan rencana bisnis yang dijalani. Padahal lebih dari 64 juta unit UMKM disebut berkontribusi 97 persen terhadap total tenaga kerja dan 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Baca Juga  UMKM di Bawah Rp 500 Juta Per Tahun Bebas PPh

“Kerja sama Bizhare dan OK OCE ini ditujukan untuk dapat memperluas jangkauan solusi pendanaan securities/equity crowdfunding kepada para UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM binaan dari OK OCE,” ungkap Vincent dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/5/2021).
Vincent menjelaskan, misi memajukan bisnis UKM tanah air dengan menargetkan lebih dari 300 bisnis UKM ini Bizhare bekerja sama dengan gerakan sosial kewirausahaan OK OCE untuk dapat menyaring lebih banyak lagi bisnis UKM potensial yang dapat melakukan ekspansi.
OK OCE nantinya akan menjadi partner Bizhare yang dapat merekomendasikan berbagai UMKM terbaik binaannya untuk bisa mendapatkan pendanaan dari para masyarakat di seluruh Indonesia melalui Bizhare.

Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi mengatakan,  ada tujuh tahapan menuju OK OCE Prima atau biasa disebut dengan 7 TOP merupakan langkah yang ditempuh UMKM, yakni pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, serta akses permodalan. Dalam mencapai tahapan ketujuh, akses permodalan, menurut Iim nantinya para pelaku usaha yang memenuhi kategori akan masuk dalam proses inkubasi.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *