in ,

Sudah Siapkah Kamu, Generasi Milenial, Berinvestasi Digital?

Sudah Siapkah Kamu, Generasi Milenial, Berinvestasi Digital?
FOTO: IST

Semenjak pandemi akibat COVID-19 minat masyarakat Indonesia, terutama kaum milenial, terhadap investasi digital meningkat pesat. Berbagai platform untuk berinvestasi secara digital pun semakin mudah dijangkau, aplikasi berinvestasi yang berbasis mobile, website, maupun aplikasi di laptop mulai menjadi umum digunakan. Produk investasi yang digunakan juga beraneka ragam mulai dari reksa dana, saham, crypto, bahkan emas, maupun produk asuransi. Tidak jarang juga masyarakat mulai melakukan tradding, bahkan mulai membuat financial planner. Apakah kamu salah satu dari mereka? Hal ini tentu berdampak baik jika dilaksanakan dengan bijak. Namun apakah pengalaman kamu dalam berinvestasi sudah dikatakan bijak? Yuk coba cek bareng-bareng!!

“Sisihkan”, Jangan “Sisakan”

Siapa nih, yang sudah pengin banget mulai investasi tapi selalu ada alasan kalau uangnya pasti habis buat kebutuhan. Atau gara-gara habis duluan, investasinya jadi macet-macetan. Kalau kalian merasa gini, yuk mulai sekarang coba lebih disiplin lagi atur keuangan. Prinsip “Sisihkan, Jangan Sisakan” wajib banget kamu terapkan! Coba paksa di setiap awal dapat uang, kamu sisihkan minimal 10%-nya untuk diinvestasikan. Ingat! investasi bukan cuma untuk orang yang punya uang berlebih. Karena, siapa sih manusia yang ga butuh uang untuk kehidupan? Justru dari sekarang kita harus tau gimana atur keuangan, biar waktu kita dapat uang dalam jumlah besar, amin, kita tau harus dialokasikan kemana dan buat apa.

Baca Juga  Investasi Digital Sebagai Solusi Finansial Milenial di Masa Depan

Jangan lupa untuk senang-senang

Atur keuangan, bukan berarti kamu gaboleh senang-senang!! Ini nih yang bahaya. Jangan sampai menganggap berinvestasi untuk masa depan, berarti meminimalkan pengeluaran sekarang. Padahal kita susah-susah cari uang, kan untuk digunakan. Kuncinya adalah atur budget dan disiplin pakai uang. Kalo gini, kerja keras kita akan lebih bernilai karena kita bisa nikmatin juga hasilnya. Jadi lebih semangat lagi deh, cari uang tambahan.

Fokus Memenuhi Dana Darurat Terlebih Dahulu

Apa sih dana darurat? Dana Darurat ini merupaka uang simpanan yang mudah dicairkan (diambil secara tunai) dengan tujuan memenuhi kebutuhan darurat yang mendesak. Untuk para kaum milenial, jumlah dana darurat yang ideal adalah 6 x pengeluaran konsumsi kamu setiap bulan. Dana ini dapat diletakan 50% di dalam rekening yang dapat diambil kapanpun, serta sisanya dapat diinvestasikan ke dalam reksadana pasar uang yang resikonya tidak besar. Dana ini sangat penting terutama jika kamu ingin memiliki financial yang independent.

Tetapkan Tujuan Berinvestasi

Pasti semua orang sudah paham kalau tujuan investasi itu untuk masa depan. Tapi, tujuan yang seperti itu menjadi terlalu abstrak untuk dijadikan pedoman dalam berinvestasi. Bagaimana jadinya kalau kamu berinvestasi tanpa tau untuk apa uang itu nantinya mau dipakai, dan kapan harus memanfaatkan uangnya? Bukannya menjadi matang secara financial, kamu justru akan merasa terbebani karena harus selalu menyisihkan uang. Karena itu, sebelum memulai investasi penting banget kita tau apa sih tujuan kita menyisihkan uang. Apakah untuk menabung membeli barang, atau untuk memenuhi dana pensiun, atau untuk modal usaha, atau untuk jalan-jalan ke luar kota. Dengan adanya tujuan yang jelas, kita jadi tau berapa lama waktu yang diperlukan untuk memenuhinya, dan yang paling penting instrumen investasi apa yang lebih menguntungkan untuk digunakan. Contohnya, investasi jangka pendek yang <= 5 tahun sangat tidak cocok menggunakan saham karena resikonya yang terlalu besar. Akan lebih cocok menggunakan reksadana pasar uang. Namun, berbeda jika tujuan investasinya adalah untuk membeli barang yang tidak bersifat darurat (dapat diundur), penggunaan saham dapat dimanfaatkan jika yakin akan mendapat lebih banyak keuntungan.

Baca Juga  Emas Digital Alternatif Investasi di Tengah Pandemi

Pahami Instrumen Investasi yang Digunakan

Benar banget kalau prinsip “mulai aja dulu” bisa memacu pemuda untuk melangkah berinvestasi karena yang terberat adalah melawan rasa takut dan mulai berinvestasi. Tapi, jangan sampai nih, kamu bahkan gak tau uang kamu dipindahin kemana. Atau bahkan kamu gatau sistem kerja investasi yang kamu lakukan. Penting banget buat pahamin kemana uang kamu disalurin, dan apa aja yang bisa memengaruhi untung ruginya. Bagaimana pun, keuangan kamu itu tanggung jawab kamu. Jangan sampai Cuma karena ikutin tren, jadi males cari informasi dan belajar. Baiknya adalah memulai dari kecil, sambil mempelajari instrumen investasi sampai paham betul sebelum mencoba instrumen yang lainnya. Pelan-pelan aja, gak apa-apa. Ingat! Keuanganmu itu ya tanggung jawabmu 😀

Baca Juga  Terlibatnya Generasi Milenial dalam Transaksi dan Investasi Digital

Gimana nih, udah semakin yakin sama investasi kamu? Kalo kamu masih takut, yuk coba beraniin dan mulai dari nilai kecil. Tapi jangan lupa dibarengin sambil belajar. Jangan sampai kamu investasi Cuma ikut-ikutan!! Semoga banyak cuan ^ ^

REFERENSI

https://www.suara.com/bisnis/2021/08/13/182404/pandemi-covid-19-membuat-masyarakat-senang-investasi-ini-data-bi

https://youtu.be/bLGpFPrErQs

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0