in ,

KPP Pratama Jakarta Kalideres Edukasi UMKM tentang Pembukuan dan Teknik Fotografi 

KPP Pratama Jakarta Kalideres
FOTO: KPP Pratama Jakarta Kalideres

KPP Pratama Jakarta Kalideres Edukasi UMKM tentang Pembukuan dan Teknik Fotografi 

Pajak.com, Jakarta – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kalideres memberikan dukungan pada peningkatan skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal dengan menggelar acara Business Development Services (BDS), di Aula KPP Pratama Jakarta Kalideres, Jalan Raya Duri Kosambi, Jakarta Barat.  Melalui acara ini KPP Pratama Jakarta Kalideres mengedukasi UMKM tentang pembukuan hingga teknik fotografi.

Adapun kegiatan BDS juga merupakan hasil kerja sama dengan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kecamatan Kalideres.

Kepala KPP Pratama Jakarta Kalideres Yudi Asmara Jaka Lelana menegaskan bahwa kegiatan BDS merupakan komitmen KPP untuk mendukung UMKM naik kelas.

Baca Juga  Pelaporan SPT Tahunan di Kanwil DJP DIY Capai 99,89 Persen

“Acara ini bertujuan menambah pengetahuan dan mempelajari lebih dalam tentang dunia UMKM. Apalagi sektor UMKM penting dalam perekonomian lokal, terutama di wilayah Kecamatan Kalideres. Untuk itu, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha,” jelas Yudi dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, (10/7).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satpol PPKUKM Kecamatan Kalideres Reni Puspitasari juga menegaskan dukungannya terhadap UMKM.

Materi Pembukuan dan Teknik Fotografi

Acara BDS ini diisi dengan penyampaian materi kewirausahaan yang disampaikan oleh Chaerul Saleh. Pendamping UMKM bersertifikat BNSP sekaligus pemilik Alaballa Store ini pentingnya perencanaan strategi bisnis, khususnya pembukuan.

“Pembukuan akan membuat bisnis berjalan dengan efektif dan efisien. Dalam pembukuan, ada beberapa tips yang untuk UMKM, diantaranya memilih metode pencatatan yang sesuai dengan jenis usaha dan sifat transaksi harian keuangan, menggunakan bank terpisah antara usaha dan pribadi, sehingga dapat lebih mudah dilakukan pelacakan transaksi, melakukan pemantauan keuangan secara berkala, serta mempelajari dasar-dasar perpajakan,” jelas Chaerul.

Baca Juga  IRS Kumpulkan Rp 16 T dari Wajib Pajak Kaya, Ini Strateginya

Sementara, materi teknik fotografi disampaikan oleh Ince Sitti Annis. Praktisi food photography dan social media planner itu juga memberikan tips agar foto makanan estetik dan menarik.

“Foto produk yang menarik merupakan representasi visual utama kepada calon pelanggan. Diharapkan pelaku UMKM selalu memerhatikan beberapa poin penting, seperti pencahayaan yang baik, fokus pada detail, pemilihan sudut pandang yang tepat, mempertimbangkan tata warna, hingga menyempurnakan foto dengan editan yang tidak terlalu berlebihan agar tetap terlihat alami,” ungkap Ince.

Ia juga mengajak UMKM untuk selalu mempraktikkan secara konsisten dan bereksperimen dengan berbagai teknik. Hal ini agar UMKM dapat menemukan gaya fotografi yang paling cocok dengan produk makanan yang dijual.

Baca Juga  Pajak Untuk Pendidikan Bangsa Yang Lebih Baik
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *