in ,

Investasi SBSN ST009, Imbal Hasil 6,15 Persen

investasi sbsn st009
FOTO : IST

Investasi SBSN ST009, Imbal Hasil 6,15 Persen

Pajak.com, Jakarta – Pemerintah mengajak masyarakat untuk berinvestasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berjenis sukuk tabungan seri ST009 dengan imbal hasil atau kupon sebesar 6,15 persen. Selain itu, SBSN seri ST009 juga sangat cocok bagi masyarakat yang ingin menginvestasikan dananya pada instrumen syariah dan memiliki ketertarikan pada pembangunan hijau.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan, SBSN seri ST009 menjadi bagian dari strategi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022. SBSN seri ST009 ditawarkan sebagai produk investasi syariah untuk investor individu yang berfokus pada lingkungan, sehingga bernama green sukuk ritel.

“Secara teori ini SBSN seri ST009 memiliki basis investor yang lebih luas. Individual, syariah, dan green. Sehingga, ini bisa menjadi instrumen investasi yang menguntungkan bagi masyarakat. Kami juga berharap penerbitan (SBSN) seri ST009 dapat semakin meningkatkan kepemilikan domestik SBN Indonesia. Ini platform yang baik, tidak saja perluas basis investor, tapi juga mengedukasi masyarakat,” kata Suminto dalam acara Peluncuran SBSN seri ST009, yang disiarkan secara virtual, (11/11).

Baca Juga  BI Rilis 22 Peserta BI-FAST Batch Kedua

Pemerintah menawarkan SBSN seri ST009 mulai 11 November 2022 sampai dengan penutupan pada 30 November 2022. Adapun SBSN seri ST009 diterbitkan tanpa warkat dan tidak dapat diperdagangkan (non-tradable).

“Sukuk tabungan ini juga tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada periode early redemption. Jatuh tempo ST009 adalah pada 10 November 2024. Kemudian, kupon (SBSN) ST007 ditawarkan bersifat mengambang dengan batas minimal sesuai dengan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia/BI (floating with floor). Tingkat kupon untuk periode tiga bulan pertama sebesar 6,15 persen dan pemerintah akan membayar kupon perdananya pada 10 Januari 2023,” jelas Suminto.

Bagaimana cara membeli SBSN seri ST009? Investor dapat memesan SBSN seri ST009 minimum Rp 1 juta dan maksimum Rp 2 miliar. Penetapan hasil penjualan akan dilakukan pada 5 Desember 2022 dan setelmen (proses penyelesaian akhir transaksi keuangan melalui pendebitan dan pengkreditan rekening) akan dilaksanakan pada 7 Desember 2022.

Baca Juga  Minat Masyarakat Terhadap Asuransi Kian Tinggi

Pemesanan ST007 dapat dilakukan secara on-line melalui empat tahap, yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan setelmen. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan mitra distribusi, yakni yang memiliki interface dengan sistem e-SBN, antara lain pada aplikasi Bibit.id, Bareksa, dan lainnya.

Senada dengan SBN lainnya, SBSN seri ST009 juga 100 persen dijamin oleh negara, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berinvestasi pada instrumen ini. Pajak dari imbal hasilnya hanya 10 persen atau lebih rendah dari deposito yang pajaknya sebesar 20 persen.

Pada kesempatan berbeda, Head of Digital Marketing Bibit.id Angie Anandita Tjhatra menilai, SBSN seri ST009 dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan dananya dengan prinsip syariah dan memiliki passive income. SBSN ini mengacu imbal hasil floating with floor atau besaran imbal hasil SBSN seri ST009 akan disesuaikan dengan tingkat suku bunga BI. Artinya, bila suku bunga acuan BI naik, imbal hasil SBSN seri ST009 juga akan ikut meningkat. Sebaliknya, jika suku bunga acuan BI turun, batas minimal imbal hasilnya 6,15 persen per tahun atau tidak kurang dari itu.

Baca Juga  Memahami Perbedaan Saham dan Obligasi

Seperti diketahui, selama tahun 2022, BI telah tiga kali menaikkan suku bunga sebesar total 125 basis poin atau setara 1,25 persen. Dengan demikian, SBSN seri ST009 ini bisa menjadi pilihan investasi yang tepat dan menguntungkan. Apalagi, jika kenaikan suku bunga kembali terjadi.

“SBSN seri ST009 merupakan pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin punya passive income dengan imbal hasil melebihi rata-rata bunga deposito bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Dapat dikatakan, imbal hasilnya cukup menguntungkan di era kenaikan suku bunga sekarang ini. Selain itu, SBSN seri ST009 adalah green sukuk ritel yang artinya adalah ketika masyarakat membelinya, masyarakat mendukung pemerintah dalam membiayai proyek-proyek hijau alias proyek-proyek ramah lingkungan,” jelas Angie dalam keterangan tertulis, (12/11).

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *