in ,

Wapres Terima Kunjungan Pemerintah Arab Saudi

Wapres Terima Kunjungan Pemerintah Arab Saudi
FOTO: IST

Wapres Terima Kunjungan Pemerintah Arab Saudi

Pajak.com, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin terima kunjungan Pemerintah Arab Sausi, Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fawzan Muhammed Alrabiah, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan ini Ma’ruf Amin menyampaikan, Indonesia menyambut baik beragam kebijakan yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi terhadap jemaah umrah dan haji Indonesia. Selain itu, kedua negara membahas pula mengenai kerja sama perdagangan.

“Saya menyampaikan penghargaan atas berbagai kebijaksanaan baru yang tadi disampaikan baik yang menyangkut kunjungan umrah ataupun juga haji yang diberikan banyak kemudahan bagi para jemaah, khususnya jemaah Indonesia. Tentu yang juga kita harapkan adalah hubungan dagang baik yang menyangkut kepentingan-kepentingan haji maupun yang lain. Kami juga ingin dibukakan perdagangan untuk mengekspor barang-barang kebutuhan jemaah haji, khususnya Indonesia baik di saat umrah dan haji,” jelas Ma’ruf Amin dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com(28/10).

Baca Juga  SMF Dorong Pembiayaan Perumahan Berkelanjutan dan Pengembangan ESG

Ia mengungkapkan, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, animo masyarakat Indonesia untuk mengunjungi Arab Saudi, baik dalam rangka naik haji maupun umrah. Berbagai kelonggaran yang diberikan Pemerintah Arab Saudi untuk jemaah Indonesia ini diyakini akan semakin menambah semangat umat muslim Indonesia untuk mengunjungi tanah suci.

“Dengan adanya kesempatan-kesempatan bisa selain ke Makkah dan Madinah, bisa ke mana-mana ini, saya kira akan sangat mendorong orang Indonesia untuk lebih berkeinginan lagi untuk umrah sekaligus melihat berbagai daerah di luar haramain (dua kota suci, Makkah dan Madinah),” ujar Ma’ruf Amin.

Di sisi lain, Indonesia meminta kepada Pemerintah Arab Saudi untuk dapat memberikan perhatian khususnya terhadap penempatan jemaah haji Indonesia di Mina sehingga tidak terlalu jauh dari lokasi melempar jumrah.

“Indonesia berharap hubungan antara Indonesia dengan Arab Saudi yang telah terjalin sejak lama akan semakin erat dan harmonis. Hubungan Indonesia-Saudi ini sudah berjalan, bukan hanya pemerintah, tapi masyarakatnya, sudah sejak lama. Ada banyak orang-orang Indonesia yang menetap di Arab Saudi, bahkan juga ada yang sampai wafat di Arab Saudi. Jadi antara Indonesia dengan Saudi ini memang hubungan yang sangat kuat sejak dahulu kala,” ungkap Ma’ruf Amin.

Baca Juga  Ini Pembahasan Pertemuan Sri Mulyani dan AHY

Pada kesempatan yang sama, Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fawzan Muhammed Alrabiah menyampaikan berbagai kebijakan baru yang telah diambil oleh Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah umrah dan haji bagi jemaah Indonesia.

Beberapa kebijakan itu, diantaranya perpanjangan masa berlaku visa umrah yang semula 30 hari menjadi 90 hari, kemudahan proses dalam pengajuan visa keberangkatan yang saat ini dapat dilakukan secara mandiri secara elektronik (tidak harus melalui agen perjalanan lagi), hingga kebebasan dalam mengunjungi kota-kota lain di Arab Saudi tidak hanya terbatas di Makkah dan Madinah saja.

“Terkait pemindahan penempatan jemaah haji Indonesia di Mina, kami sangat memberikan perhatian akan hal tersebut. Namun, Mina memang sangat sempit dan kecil. Saya berjanji di hadapan Yang Mulia Bapak Wakil Presiden, sepulang saya dari sini saya langsung akan membahas terkait tentang penempatan jemaah haji Indonesia di Mina, kalau tidak bisa semuanya tapi jumlah yang banyak itu bisa kita berikan tempat (terbaik),” kata Tawfiq.

Baca Juga  Wamenkominfo Soroti Urgensi Perlindungan Data Pribadi dan Privasi

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *