in ,

Transisi Ekonomi Hijau Ciptakan Peluang Bisnis

Transisi Ekonomi Hijau
FOTO IST

Pajak.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia telah berkomitmen melakukan  transisi menuju ekonomi hijau (green economy) sebagai kebijakan pengendalian perubahan iklim. Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan transisi usaha menuju ekonomi hijau dapat memberikan peluang bisnis yang besar dan juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya kepada masyarakat.

Teten menyampaikan, estimasi transisi ke ekonomi hijau dapat menghasilkan peluang bisnis senilai 10 triliun dollar AS, dan membuka 395 juta lapangan pekerjaan pada tahun 2030. Hal itu sejalan dengan kajian yang dilakukan oleh World Economic Forum 2020.

Namun, saat ini menurut Teten banyak bisnis yang masih enggan mengadopsi ekonomi hijau, karena dipandang sebagai masalah teknis yang rumit dengan biaya produksi yang tinggi. Menurutnya hal tersebut sama sekali tidak benar, di mana menurut penelitian, penggunaan sumber daya yang lebih baik dalam industri dapat membantu penghematan secara keseluruhan lebih dari 600 miliar dollar AS per tahun di Eropa.

Baca Juga  HERO Group Tutup Seluruh Gerai Giant Akhir Juli 2021

“Praktik ekonomi hijau harus diimplementasikan pada bisnis yang sudah ada maupun bisnis baru di berbagai sektor industri, mulai dari proses produksi, produk, hingga manajemen dalam bisnis itu sendiri, yang berarti juga akan membantu faktor keberlanjutan bisnis mereka”  kata Teten dalam keterangan tertulis dikutip Pajak.com Kamis (23/6/22).

Teten menekankan bahwa beradaptasi dengan ekonomi hijau merupakan hal yang menantang. Namun, hal ini memungkinkan, karena telah banyak UMKM lokal yang sudah mempraktikkan ekonomi hijau dengan nilai tradisional dan kearifan lokal mereka masing-masing. Lebih dari itu, beradaptasi dengan ekonomi hijau menurut Teten  juga akan membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *