in ,

Perusahaan Harus Progresif, Karyawan Sehat dan Produktif

Perusahaan Harus Progresif
FOTO: IST

Perusahaan Harus Progresif, Karyawan Sehat dan Produktif

Pajak.com, Jakarta – Satu dari tiga karyawan merasa kembalinya rutinitas bekerja di kantor (work from office) membawa dampak negatif kepada kesehatan mental mereka. Di antaranya gangguan kecemasan dan depresi. Demikian kesimpulan hasil riset terbaru yang dilakukan oleh McKinsey. Untuk itu, perusahaan dituntut untuk lebih progresif agar karyawan sehat mental, bahagia, dan produktif dalam bekerja.

Perusahaan teknologi penggagas employee happiness, VENTENY (PT VENTENY Fortuna International) meyakini seharusnya perusahaan menaruh perhatian khusus terhadap kesehatan mental, serta memberikan program-program benefit yang bermanfaat untuk memelihara kondisi kejiwaan karyawannya.

Group Chief Operating Officer VENTENY Damar Raditya mengungkapkan, perusahaan yang peduli dengan kesehatan mental dan kebahagiaan karyawannya adalah tipe perusahaan yang mampu bertahan di era pascapandemi.

Baca Juga  Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru Akibat Dinamika Global

“Sebab, lingkungan kerja yang baik dan peduli dengan kesehatan mental menjadi salah satu faktor penting bagi karyawan dalam memilih tempat bekerja,” kata Damar dalam keterangan tertulis Senin, (8/8/22).

VENTENY mencatat setidaknya ada tiga ciri perusahaan progresif, yaitu memberikan benefit berupa program edukasi kesehatan mental (mental health education), menerapkan sistem kerja hybrid (hybrid work environment), dan leader yang memberikan teladan (exemplary leadership).

Dukungan kesehatan mental yang baik menjadi faktor penting yang layak dijadikan investasi jangka panjang oleh perusahaan. Perusahaan dapat menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan mental seperti masalah kecemasan, manajemen konflik di kantor, menghadapi tekanan dalam bekerja, dan lainnya.

Perusahaan juga dapat menyediakan employee benefit dengan membiayai karyawan untuk berkonsultasi dengan profesional.

Damar juga menyarankan, sebaiknya perusahaan menerapkan sistem bekerja hybrid. Lingkungan kerja hybrid menawarkan fleksibilitas jam kerja bagi karyawan, dan mampu meningkatkan kesehatan mental, aktivitas fisik, dan work life balance.

Pada akhirnya, akan berdampak pada produktivitas dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Sistem ini memang tidak dapat diterapkan di seluruh industri atau jabatan dalam organisasi, namun akan sangat bermanfaat bagi pekerjaan yang membutuhkan analisa, strategi, inspirasi, dan kreativitas.

Baca Juga  PLTU PLN Raih Penghargaan ASEAN Coal Awards 2021

Adapun terkait kepemimpinan yang memberikan teladan (exemplary leadership), dapat dimulai dengan mengondisikan pengetahuan tentang kesehatan mental sebagai hal yang lumrah.

Beri karyawan kesempatan mengambil cuti untuk melakukan terapi kejiwaan atau sekedar break dari rutinitas pekerjaan. Dengan menaruh perhatian pada kesehatan mental karyawan, perusahaan dapat membidik Return Of Investment (ROI) yang sepadan dari hasil produktivitas karyawannya.

Sayangnya, kondisi ini menurut Damar belum dipahami dengan baik oleh banyak perusahaan di Indonesia. Isu kesehatan mental kerap kali dianggap sebagai kelemahan, dan ketidaksanggupan karyawan dalam beradaptasi oleh pekerjaan serta lingkungan.

Tingkat toleransi yang rendah ini menyebabkan karyawan enggan mengkomunikasikan kondisinya kepada perusahaan hingga menimbulkan isu-isu lain akibat kondisi kesehatan yang tidak tertangani dengan baik.

Baca Juga  Menteri Bahlil Pastikan Kemudahan Investasi di KEK Bitung

“Sudah seharusnya perusahaan mulai berbenah, dan mengatur lagi sistem employee benefit supaya lebih mengakomodasi kesehatan mental karyawannya. Kami percaya bahwa kebebasan yang diberikan oleh perusahaan bagi karyawan untuk memilih program pelatihan kesehatan mental serta kemudahan akses berbagai layanan kebutuhan mampu mendorong perusahaan agar lebih progresif ke depannya.” ujar Damar.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0