in ,

Pemerintah Rencana Menggabungkan BUMN Pelabuhan

Ia menyebutkan bahwa proses integrasi Pelindo rencananya akan terlaksana awal bulan depan. Sementara itu, terkait Peraturan Pemerintah (PP) tentang penggabungan BUMN Pelabuhan ini masih dalam proses penerbitan, selanjutnya akan berlaku efektif setelah penandatanganan Akta Penggabungan.

“Terintegrasinya Pelindo memiliki banyak manfaat bagi perusahaan maupun bagi ekonomi nasional. Salah satunya ialah dengan membuka kesempatan perusahaan untuk go global. Integrasi ini akan meningkatkan posisi Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia dengan total throughput peti kemas sebesar 16,7 juta TEUs (twenty-foot equivalent unit),” jelasnya.

Turut hadir dalam penyampaian rancangan penggabungan ini adalah Direktur Utama Pelindo I Prasetyo, Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono, Direktur Operasi & Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto, dan Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi.

Baca Juga  Koperasi Multi Pihak Jadi Tonggak Baru Model Koperasi

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono menyampaikan bahwa kedepannya, Pelindo akan memiliki kontrol dan kendali strategis yang lebih baik. “Pengembangan perencanaan akan menjadi lebih holistik untuk jaringan pelabuhan, yang akhirnya akan menurunkan biaya logistik,” jelasnya.

Arif mengatakan, Pelindo terintegrasi tidak akan dikelola berdasarkan wilayah, melainkan berdasarkan lini bisnis sehingga dapat fokus untuk mengembangkan potensi bisnis ke depan.

“Pemfokusan klaster-klaster bisnis akan meningkatkan kapabilitas dan keahlian yang akan berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan melalui kualitas layanan yang lebih baik dan peningkatan efisiensi dalam penggunaan sumber daya keuangan, aset, dan SDM,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *