in ,

Pahami Pengertian, Cara Cek, dan Bayar Tilang Elektronik

Bayar Tilang Elektronik
FOTO: IST

Pahami Pengertian, Cara Cek, dan Bayar Tilang Elektronik

Pajak.comJakarta – Sebagian besar pengendara masih belum memahami tentang pengertian, cara cek, dan cara bayar tilang elektronik. Padahal, Korlantas Polri telah melakukan peluncuran praresmi sistem tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE) berbasis pengenalan wajah (face recognition) pada pertengahan Juni lalu. ETLE face recognition ini akan dapat mencatat sikap berlalu lintas pengendara melalui pencocokan wajah yang ditampung dalam Traffic Attitude Record (TAR). Artinya, Korlantas Polri terus melakukan pengembangan terhadap teknologi dalam kepatuhan berlalu lintas ini. Jadi, tak ada salahnya jika Anda memahami betul apa itu tilang elektronik, serta dapat mengetahui cara cek dan bayar tilang elektronik secara mandiri.

Apa Pengertian Tilang Elektronik? 

Dalam era digital, sistem tilang elektronik atau ETLE semakin banyak diterapkan oleh pihak berwenang di banyak titik untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan di jalan. Dengan menggunakan kamera pemantau dan teknologi informasi, tilang elektronik memungkinkan penindakan yang lebih efisien dan akurat.

Secara sederhana, tilang elektronik adalah sistem penindakan pelanggaran lalu lintas yang menggunakan kamera pemantau berbasis teknologi tinggi untuk mengendalikan pelanggaran di jalan. Pemanfaatannya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Untuk mendukung kegiatan penindakan pelanggaran di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dapat digunakan peralatan elektronik. Hasil penggunaan peralatan elektronik ini dapat digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Yang dimaksud dengan ‘peralatan elektronik’ adalah alat perekam kejadian untuk menyimpan informasi,” demikian bunyi Pasal 272 UU LLAJ, dikutip Pajak.com, Minggu (07/07).

Sejatinya, proses penindakan, prosedur sidang, hingga pembayaran denda tilang elektronik mirip dengan tilang konvensional. Perbedaannya terletak pada penggunaan digitalisasi untuk merekam pelanggaran kendaraan. Implementasi teknologi informasi ini bertujuan untuk mendukung keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas dengan mendeteksi dan merekam pelanggaran secara elektronik. E-tilang ini memanfaatkan sistem Closed-circuit Television (CCTV) sebagai pengawasnya, dan dimonitor oleh Bank Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya.

Baca Juga  Tilang Elektronik di Jalan Tol Berlaku Mulai 1 April 2022

Cara Cek Tilang Elektronik

Pada dasarnya, pemilik kendaraan akan mendapatkan surat tilang jika terjadi pelanggaran. Surat tilang ini akan dikirim langsung melalui Pos ke alamat yang terdata berdasarkan nomor kendaraan. Selanjutnya, pemilik kendaraan yang tercatat melakukan pelanggaran lalu lintas dan telah menerima surat pemberitahuan dari kepolisian diwajibkan untuk melakukan verifikasi.

Verifikasi pelanggaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi https://etle-korlantas.info/id/confirm, dalam jangka waktu maksimal 8 hari sejak pelanggaran terjadi. Jika pemilik kendaraan tidak melakukan verifikasi, hal ini dapat mengakibatkan penangguhan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Anda secara sementara.

Namun, Anda juga dapat mengeceknya secara mandiri melalui daring. Dikutip dari situs resmi ETLE Korlantas Polri, berikut adalah cara cek tilang elektronik secara mandiri:

  1. Kunjungi situs https://etle-pmj.info/id/check-data
  2. Isikan nomor plat kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka sesuai dengan data pada STNK.
  3. Setelah data lengkap dimasukkan, klik tombol “Cek Data” dan sistem akan mencocokkan informasi yang Anda masukkan. Hasilnya akan menampilkan data kendaraan yang Anda input.
  4. Jika tidak ada catatan pelanggaran, akan muncul keterangan “Tidak ada data yang tersedia”.
  5. Namun, jika kendaraan Anda tercatat melakukan pelanggaran lalu lintas dan tertangkap kamera ETLE atau tilang elektronik, informasi yang ditampilkan akan mencakup waktu kejadian, lokasi, jenis pelanggaran, dan statusnya.

Cara Bayar Tilang Elektronik

Saat ini, Korlantas Polri telah memberikan kemudahan akses pembayaran tilang elektronik melalui sejumlah platform. Berikut adalah beberapa cara bayar tilang elektronik yang dapat dengan mudah Anda ikuti:

BRI Virtual Account (VA)

  1. Akses aplikasi BRI Mobile. Apabila belum memiliki aplikasi tersebut, Anda dapat mengunduhnya melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Pilih opsi “Mobile Banking BRI”, kemudian navigasikan ke menu pembayaran dan BRI Virtual Account.
  3. Isikan 15 digit nomor pembayaran denda tilang.
  4. Selanjutnya, masukkan jumlah nominal pembayaran sesuai dengan besaran denda yang harus dibayarkan. Transaksi pembayaran akan ditolak apabila nominal yang diinput tidak sesuai dengan besaran denda yang tertera.
  5. Masukkan nomor PIN Anda, dan konfirmasi pembayaran jika data-data yang tersedia sudah benar.
  6. Pastikan untuk menyimpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran yang sah.
  7. Tunjukkan SMS tersebut kepada petugas untuk ditukarkan dengan barang bukti yang telah disita.
Baca Juga  Catat! Jadwal Rekayasa Lalin Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

Melalui bank selain BRI

Selain melalui BRI, Anda juga dapat membayar denda tilang elektronik melalui bank lain dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Kunjungi mesin ATM atau akses layanan mobile banking.
  2. Masukkan PIN Anda.
  3. Pilih opsi “Pembayaran”.
  4. Navigasikan menu ke transaksi lainnya.
  5. Pilih opsi “Transfer”.
  6. Pilih “Transfer ke rekening bank lain”.
  7. Masukkan kode BRI (002), diikuti dengan 15 digit nomor pembayaran denda tilang.
  8. Isikan nominal pembayaran denda.
  9. Lanjutkan dengan mengikuti langkah-langkah berikutnya hingga transaksi selesai.

Melalui Tokopedia

Tak ketinggalan, Anda juga dapat membayar denda tilang elektronik melalui platform e-commerce seperti Tokopedia. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Tokopedia pada telepon seluler Anda.
  2. Pilih opsi “Top Up/Tagihan”.
  3. Selanjutnya, pilih “Layanan Pemerintah”, kemudian pilih “Penerimaan Negara”.
  4. Pilih opsi “Bayar PNBP (Penghasilan Negara Bukan Pajak)”, lalu masukkan kode pembayaran.
  5. Lakukan pembayaran denda tilang menggunakan metode pembayaran yang diinginkan, seperti saldo GoPay, internet banking, mobile banking, kartu kredit, dan sebagainya.
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *