in ,

Menparekraf Minta AirAsia Buka Rute di Lima DPSP

Menparekraf Minta AirAsia Buka Rute di Lima DPSP
FOTO : IST

Pajak.com, Jakarta – Untuk mengembangkan sektor pariwisata Indonesia, pemerintah telah menetapkan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Kelima destinasi wisata super prioritas itu meliputi Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait untuk pengembangan empat komponen utama DPSP, yaitu atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan fasilitas pendukung (ancillary facilities).

Salah satu kerja sama yang dilakukan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno adalah menggandeng maskapai AirAsia Group. Sandiaga meminta maskapai asal Malaysia itu agar menyediakan rute penerbangan untuk lima destinasi pariwisata super prioritas yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah Indonesia.

“Semalam saya melakukan rapat dengan CEO AirAsia Group @tonyfernandes. Dalam rapat ini saya meminta adanya penerbangan maskapai AirAsia ke lima destinasi pariwisata super prioritas yang kita yakini akan mendatangkan banyak wisatawan Asia seperti Thailand, China, dan India,” ” tulis Sandiaga pada keterangan video rapat dengan CEO AirAsia Group Tony Fernandes yang diunggah di akun instagram resmi Sandiaga, Senin (1/3/2021).

Baca Juga  Jokowi dan Menlu Tiongkok Bahas 4 Isu Penting Ini

Sandiaga mengatakan, rapat itu merupakan bagian dari persiapan untuk menyambut kembali wisatawan mancanegara dengan menerapkan konsep free covid corridor atau koridor bebas Covid-19 dan travel bubble atau pembukaan zona batas lintas negara yang memungkinkan warganya bepergian asal tidak melampaui area yang sudah ditetapkan. Konsep travel bubble ini dibatasi oleh destinasi sehingga turis hanya dapat menyambangi kota-kota yang sudah ditentukan.

Dalam video rapat yang diunggah itu , Sandiaga juga menjelaskan berbagai potensi wisata di Indonesia. Ia berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi di negeri ini, Indonesia punya kesempatan yang bagus untuk pariwisata yang lebih baik.

“Jadi bagaimana kita bisa membuat ekonomi Indonesia pulih. Dan dengan menutup bandara menurut saya itu tidak akan meningkatkan peluang kita untuk pulih dengan cepat. Tapi jika Anda berjanji bahwa akan ada penerbangan yang siap ke lima destinasi super prioritas untuk mendukung, dan tolong pertimbangkan lima destinasi lainnya,” kata Sandiaga kepada Tony Fernandes.

Baca Juga  Pemerintah dan WRI Indonesia Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Nikel

Tony Fernandes pun merespons positif permintaan Sandiaga. Ia mengaku siap memenuhi permintaan Sandiaga menyediakan rute penerbangan menuju DPSP.

“Saya akan memulai semua penerbangan ini. Saya punya 200 pesawat yang terparkir di permukaan. Saya akan mengkonfirmasi langsung kepada Anda, kami siap,” jawab Fernandes. Ia sepakat untuk merealisasikan upaya bersama untuk memulihkan pariwisata melalui penyediaan transportasi udara.

“Mari kita tunjukkan kepada Asia apa yang bisa kita lakukan. Dan saya percaya, saya yakin bisa membawa banyak turis dari Thailand, China, dan juga turis India ke Indonesia. Pariwisata India dan pariwisata China baru saja dimulai, jadi kami siap,” ungkapnya.

Ditulis oleh

Baca Juga  Airlangga Ungkap Dampak Eskalasi Konflik Iran - Israel bagi Perekonomian Nasional

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *