in ,

LBP: Wujudkan Kemandirian Nasional, Kurangi Impor APD

“Kita akan kedepankan penggunaan produk-produk dalam negeri, dan saya berharap coba segera bekerja sama. Yang penting kita mau, jadi nanti kita kawinkan semua sehingga kita membangun suatu global supply chain,” imbuhnya di hadapan pelaku industri.

Tak hanya itu, Luhut pun menyoroti ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredients (API) impor yang masih sangat tinggi. Mengacu pada impor bahan kimia anorganik yang termasuk API, impor Indonesia tahun 2019 mencapai 1,9 miliar dollar AS, sedangkan ekspor mencapai 1,1 miliar dollar AS.

“Nah ini yang menjadi target kita, jadi permintaan produk farmasi di Indonesia sebagian besar dapat dipenuhi dalam negeri dengan nilai impor sekitar 912 juta dollar AS dan ekspor 556 juta dollar AS,” ucapnya.

Baca Juga  Wamenkominfo Soroti Urgensi Perlindungan Data Pribadi dan Privasi

Mantan Menteri ESDM ini berharap, pelaku industri farmasi bisa bekerja sama mengedepankan bahan baku dari dalam negeri.

“Ini saya kira perlu nanti teman-teman industri dalam bidang obat karena pemerintah sudah membuat policy baru bahwa kita akan mengedepankan penggunaan produk-produk dalam negeri. Dan saya berharap coba segera bekerja sama untuk melakukan ini,” sambungnya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini bilang, aturan mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di sektor kesehatan yang diatur saat ini minimal 25-40 persen. Aturan ini seharusnya dapat mendorong berkembangnya industri bahan baku obat di Indonesia. Kedepannya, lanjut Luhut, TKDN untuk alat kesehatan dan farmasi akan ditingkatkan menjadi 55 persen.

Baca Juga  Menlu Retno: Indonesia Diplomasi Redakan Ketegangan Iran dan Israel

“Ayo teman-teman (pelaku industri kesehatan), kita akan bantu Anda bikin apa saja. Izin-izin apa saja semua akan kami permudah,” tegasnya.

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *