in ,

KEMI Turki Buka Peluang Ekspor UMKM Indonesia

KEMI Turki Buka Peluang Ekspor UMKM Indonesia

Pajak.comIstanbul – Peluang ekspor produk Indonesia ke Turki semakin besar dengan dibukanya Toko Organic Botanic (Turk Endonezya Export Import) dan diresmikannya Kantor Sekretariat Komunitas Eksportir Muda Indonesia (KEMI) Turki, Jumat waktu setempat (05/02). Konsulat Jenderal RI di Istanbul Imam As’ari yang hadir dalam peresmian ini turut mendukung lahirnya Organic Botanic.

Selain menyediakan rempah, makanan kering, dan buah-buahan tropis Indonesia, Organic Botanic juga menyediakan berbagai bahan makanan setempat. Ini sebagai strategi bisnis untuk menarik pembeli lokal, sekaligus memperkenalkan produk Indonesia ke warga Turki dan warga asing lainnya. Ketua Perwakilan DPP KEMI untuk Republik Turki Lenny Milla mengatakan, Organic Botanic berada di distrik Esenyurt yang merupakan salah satu kawasan melting point di Istanbul.

Baca Juga  Delapan Kebijakan Strategis OJK Tahun 2022

“Awalnya saya berpikir agar kantor sekretariat KEMI Turki bisa multifungsi dan menghasilkan, jadi sekaligus kami buka Organic Botanic ini. Alhamdulillah dapat tempat strategis, berada di depan rumah sakit, depan halte bus jadi semua orang bisa melihat apalagi ada bendera dan tulisan Indonesia yang membuat mereka sangat ingin tahu,” kata Lenny kepada pajak.com, Minggu (7/2).

Lenny mengemukakan, Organic Botanic membuka pintu seluasnya bagi pelaku UMKM di Indonesia yang ingin memasarkan produknya di toko ini. Namun, ia mengingatkan agar pelaku UMKM perlu memerhatikan regulasi pemerintah Turki terkait pengiriman makanan dan minuman yang relatif ketat.

“Syarat utama itu harus ada certificate of analysis (COA), dan itu tidak semua teman-teman UMKM punya. Untuk UMKM yang legalitasnya sudah siap, kami akan pesan melalui commercial cargo dan kami akan uruskan izin edarnya di Turki agar benar-benar bisa dipasarkan di sini. Itu tugas KEMI Turki,” imbuhnya.

Baca Juga  Urban Sneaker Society Dibanjiri Produk Lokal

Lenny juga menjelaskan, kerja sama dengan pelaku UMKM melalui sistem jual titip (konsinyasi), karena pihaknya masih tes market produk-produk seperti apa yang paling diminati di sini.

“Terpenting, saya sudah siapkan tempatnya dan kami siap ekspor impor. Jadi, teman-teman UMKM silahkan kirim contoh produk atau kirim langsung produknya. Fokus kami saat ini di rempah-rempah Indonesia terutama yang sering dicari itu jahe merah dan laos bubuk,” terangnya.

Lenny pun bersyukur adanya KEMI Turki yang baru terbentuk pada Juli 2020 ini bisa menginspirasi diaspora di negara lain seperti Jerman, Belanda, dan Australia untuk membentuk KEMI perwakilan di negara masing-masing. Ia pun memimpikan ke depan punya gudang rempah Indonesia di Istanbul, dan menjadi hub bagi masuknya produk Indonesia ke kawasan Eropa, Timur Tengah dan Asia Tengah.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0