in ,

KemenkopUKM Siapkan Kewirausahaan Ekonomi Hijau

KemenkopUKM Siapkan Kewirausahaan Ekonomi Hijau
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) tengah menyiapkan ekosistem yang sehat untuk mendukung perkembangan kewirausahaan berbasis sosial dan ekonomi hijau.

“Tujuan pemerintah melaui KemenkopUKM menyiapkan kewirausahaan sosial dan ekonomi hijau agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan. Salah satu upaya menghadirkan ekosistem tersebut antara lain melalui peraturan presiden terkait kewirausahaan yang sedang menunggu penetapan,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam keterangan tertulis yang dikutip Pajak.compada (25/12).

Kemudian, Teten menyebutkan, pemerintah akan menyediakan penyediaan akses pembiayaan inklusif, fasilitasi pelatihan dan pemasaran usaha, serta penyiapan koperasi modern sebagai lembaga yang tangguh dan adaptif.

“Pemerintah akan memastikan prinsip kewirausahaan sosial telah lama dijalankan, karena sudah ada dalam prinsip koperasi yang mewajibkan pelaksanaan misi sosial demi kesejahteraan anggota selain menggerakkan roda ekonomi,” kata Teten.

Baca Juga  Pengusaha Bus: Mudik Dilarang, Bisnis Ambyar

Selain itu, pemanfaatan koperasi juga dinilai akan memiliki posisi tawar yang kuat, terhubung hulu hilir, dan mudah mendapatkan akses pembiayaan. Menurut Teten, pengembangan dan potensi kewirausahaan sosial di Indonesia sangat besar.

Indonesia berada di peringkat 9 dari 44 negara yang paling mendukung pengembangan wirausaha sosial. Sektor wirausaha sosial yang potensial untuk dijalankan, antara lain sektor industri kreatif sebesar 22 persen, pertanian dan perikanan 16 persen, dan pendidikan 15 persen. “Masa depan Indonesia ada di tangan pemuda yang akan memajukan ekonomi yang berdampak sosial,” kata Teten.

Di sektor perbankan, pembiayaan berbasis ekonomi hijau mulai menjadi salah satu yang diprioritaskan. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) salah satu yang meyakini bahwa pembiayaan berbasis hijau akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran atas isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *