in ,

Jokowi Beri BLT Minyak Goreng Sebesar Rp 300 Ribu

“Saya minta Kemenkeu (Kementerian Keuangan), Kemensos (Kementerian Sosial), TNI, serta Polri berkoordinasi agar pelaksanaan penyaluran bantuan ini berjalan dengan baik dan lancar,” kata Jokowi.

Sekitar sehari sebelumnya, Jokowi mengecek langsung ketersediaan minyak goreng di sejumlah pasar tradisional, antara lain pasar di Kabupaten Magelang dan pasar di Kabupaten Purworejo.

“Kita ingin mengecek terutama menjelang Ramadan juga mengecek yang berkaitan dengan minyak goreng. Saya kira untuk stok cukup. Utamanya untuk minyak, memang yang di kemasan harganya rata-rata Rp 24.000. Tapi untuk minyak curah ada, tetapi stoknya tidak banyak. Tadi saya lihat, sisanya di situ tinggal kira-kira dua liter harganya Rp 15.500, masih belum mencapai apa yang kita inginkan di Rp 14.000. Harga-harga yang lain saya kira masih pada posisi yang baik, ya,” ungkap Jokowi.

Seperti diketahui, dalam beberapa bulan belakangan, Indonesia mengalami kelangkaan minyak goreng dan memantik kenaikan harga. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di tanah air.

Pertama, harga minyak internasional yang naik cukup tajam. Menurut data investing.com, harga Crude Palm Oil (CPO) berada di level 2.010 dollar AS per ton pada di Bursa Komoditas Rotterdam. Harga itu meningkat sekitar 10,14 persen dari penutupan sebelumnya yang hanya 1.825 dollar AS per ton. Hingga Januari 2022, harga rata-rata CPO dunia mencapai Rp 13.244 per kilogram. Harga itu naik sekitar 77 persen dibandingkan Januari 2021.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *