in ,

Indonesia Tuan Rumah Kongres IEA ke 19

“Krisis ekonomi yang terjadi di dunia selalu menuntut perubahan profesi ekonomi dan pemikiran baru para ekonom dalam menghadapi tatanan ekonomi yang berubah,” kata eks Kepala Bidang Makroekonomi dan Kebijakan Sekor Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) ini.

Pemerintah mendorong para akademisi dan profesional dapat terlibat memanfaatkan momentum ini untuk bersama menggali inovasi dan solusi terbaik untuk keluar dari krisis saat ini dan di masa yang akan datang. IEA akan memberi kesempatan bagi para praktisi dan akademisi untuk mengeskalasi diskusi dan pembicaraan yang sedang berlangsung di bidang ekonomi ke level dunia.

“Kongres IEA diselenggarakan dengan menjaga diversitas baik dalam hal substansi maupun representasi dari peserta kongres,” tambah Febrio.

Baca Juga  Pemerintah Mudahkan Permohonan PPBJ Terintegrasi

Kongres IEA memiliki 40 sesi yang terbagi dalam sesi pleno; panel dan presentasi makalah dengan lebih dari 100 pembicara yang akan berpartisipasi. Beberapa figur penting yang akan hadir dalam kongres ini, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati; Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara; Direktur Pelaksana Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia Mari Elka Pangestu; Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa; Ketua IEA Kaushik Basu; Pemenang Nobel bidang Ekonomi Joseph Stiglitz.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *