in ,

BI Siapkan Rp 152,14 triliun selama Ramadan dan Idulfitri

“Untuk layanan kas Ramadan Lebaran, kami mulai dari 12 April 2021-11 Mei 2021 atau H-2 Lebaran. Itu sudah kami buka untuk penukaran uang termasuk di perbankan, kita lihat secara historical biasanya H-2 minggu sebelum Lebaran penukaran banyak dilakukan masyarakat khususnya di bank,” katanya saat konferensi pers virtual, Rabu (14/4).

Marlison bilang, bank sentral tidak membuka layanan penukaran secara individu seperti tahun lalu. Sebagai gantinya, BI hanya membuka layanan penukaran uang secara wholesale kepada perbankan, lembaga, instansi, korporasi, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Masyarakat juga bisa melakukan penukaran uang baru di kantor cabang maupun gerai perbankan, maupun secara kumulatif melalui instansi. Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

Baca Juga  Kemenperin Beri Pelatihan IKM Tingkatkan Daya Saing

“Sejak Covid-19 kemarin (tahun lalu), BI tidak melayani atau memberikan layanan individual kepada masyarakat. Kalau sebelumnya kita sering mendengar dan melihat penukaran uang baru di Monas, secara individu di pasar, selama tahun lalu dan tahun ini kami menerapkan hal yang sama tidak memberikan layanan individual kepada masyarakat,” tuturnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0