in ,

Indonesia Dipercaya Pimpin Presidensi G20 di Bali 2022

Indonesia Dipercaya Pimpin Presidensi G20 di Bali 2022
FOTO: IST

Pada 30-31 Oktober kemarin, Indonesia resmi dipercayai pimpin presidensi Group of 20 (G20) pada 2022 mendatang, tepatnya di Bali. Ini merupakan momen penting, mengingat setiap negara anggota berkesempatan menjadi tuan rumah hanya setiap 20 tahun sekali. Momen presidensi G20 di Bali tahun 2022 ini dapat dimaksimalkan Indonesia untuk menarik perhatian dunia.

Apa itu G20

G20 adalah sebuah forum kerja sama beberapa negara yang merepresentasikan lebih dari 60% populasi dunia, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia. G20 terdiri dari 20 anggota, yaitu 19 negara dan Uni Eropa. Indonesia menjadi satu-satunya di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20. G20 dibentuk pada tahun 1999 yang bertujuan untuk bahu-membahu mengatasi krisis, merealisasikan pertumbuhan global yang kuat, sustainable, seimbang, dan inklusif.

Baca Juga  Pengaruh Tarif Minimum Pajak Global Pada Tax Holiday

Kontribusi Nyata G20

Ada beberapa kontribusi nyata yang sudah dilakukan oleh G20. Pertama, penanganan krisis Keuangan Global 2008. G20 membantu mendorong reformasi di bidang keuangan. Kedua, kebijakan pajak, yaitu dengan mendorong kebijakan pertukaran informasi pajak antar negara untuk mengatasi tax avoidance (penghindaran pajak). Ketiga, ikut serta dalam penanganan COVID-19, seperti penyuntikan dana penanganan COVID-19, pengurangan bea untuk alat medis, vaksin, dan sebagainya. Keempat, mendukung Sustainable Development Goals (SDG) atau pembangunan berkelanjutan.

Presidensi G20 Indonesia 2022

Setiap tahunnya, forum G20 dilaksanakan secara bergantian di negara anggota. Indonesia dipercayai pimpin presidensi G20 2022 nanti. Indonesia dipercayai menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum ini mulai dari 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 nanti. Tema presidensi G20 Indonesia 2022 adalah “Recover Together, Recover Stronger”, dimana Indonesia mengajak seluruh dunia saling mendukung untuk bersama pulih dan tumbuh lebih kuat. Seluruh dunia tentunya dapat terhubung dengan tema ini karena semua sedang berusaha dalam rangka pemulihan akibat dampak pandemi COVID-19 ini.

Baca Juga  Sinergi TaniHub, Bank Dunia, dan Microsoft untuk Pertanian

Di forum ini, setidaknya ada beberapa agenda yang akan dibahas oleh negara-negara anggota G20, seperti langkah melindungi negara yang dalam tahap pemulihan ekonomi dari efek limpahan pascakrisis negara yang sudah pulih, langkah-langkah mengatasi dampak berkepanjangan krisis, standar pembayaran lintas negara, risiko keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan digital, dan perpajakan internasional.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

194 Points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0