in ,

PP Presisi Bangun Infrastruktur Pertambangan di Jambi

Menurutnya, pengerjaan infrastruktur pertambangan di Jambi ini sejalan dengan rencana PP Presisi yang tengah memperkuat segmen jasa pertambangan sebagai strategi perusahaan untuk mengoptimalkan aset alat berat dan meningkatkan perolehan pendapatan yang stabil untuk jangka waktu yang panjang.

Hingga Juli 2021, PP Presisi telah mengerjakan dua proyek jasa tambang nikel besar di Indonesia, yakni di Morowali (Sulawesi Tengah) dan Weda Bay (Maluku Utara). Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan berkode saham PPRE ini dalam jasa pertambangan, meliputi mining development, seperti hauling road development, stockyard and pit development, mining infrastructure development, mining services, maupun hauling services.

Sebagai informasi, PP Presisi merupakan jasa konstruksi yang memiliki enam lini bisnis utama, yaitu pekerjaan sipil, ready mix, pekerjaan membuat fondasi, erector, pembuat formwork, dan rental alat berat. Hingga Juni 2021, PP Presisi mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp 2,8 triliun atau setara dengan 75 persen dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) tahun 2021.

Baca Juga  BSI dan Plasticpay Luncurkan RVM Sampah Plastik

“Kontribusi mining services hingga saat ini mencapai 23 persen dari total pencapaian kontrak yang diperoleh PP Presisi sampai dengan Juni 2021. Kami harapkan, kontribusi tersebut dapat terus meningkat hingga akhir 2021, bahkan menjadi lebih dari 50 persen pada lima tahun mendatang,” harap Darwis

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *