in ,

Pemerintah Luncurkan Penggerak Muda Pasar Rakyat

Ia mengatakan, program ini juga didasari oleh survei penduduk pada 2020 yang menyatakan, jumlah usia produktif di Indonesia mencapai 70,7 persen. Artinya, banyak tenaga kerja produktif yang perlu disiapkan sejak di bangku sekolah maupun kuliah. Sebab kian besar bonus demografi, semakin besar pula potensi negara untuk dapat memacu pertumbuhan ekonomi. Maka, salah satu upaya yang harus dilakukan pemerintah, yakni investasi sumber daya manusia dan penyediaan lapangan pekerjaan.

Bonus demografi ini harus dimanfaatkan dengan optimal. Jumlah usia produktif yang saat ini mencapai 70,7 persen dari jumlah total penduduk Indonesia harus disiapkan sebaik mungkin sehingga adaptif dengan permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya di sektor perdagangan pasar rakyat” tambah Lutfi.

Baca Juga  DPR Minta Pemerintah Jalin Komunikasi Pendaftaran PSE

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik sinergi ini. Program Penggerak Muda Pasar Rakyat diharapkan dapat turut mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Kita membutuhkan ide-ide brilliant dari para mahasiswa untuk membangun kembali perekonomian Indonesia, yang salah satunya dengan menguatkan pasar rakyat. Jadi saya ingin mengajak semua teman-teman mahasiswa untuk ikut program ini, berdialog dan berkolaborasi dengan pelaku pasar rakyat, membantu mereka mengembangkan bisnisnya supaya mereka bisa berkontribusi yang lebih besar lagi bagi perekonomian Indonesia,” kata Nadiem.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *