in ,

Merah Putih Fund Siapkan Rp 4,3 T untuk Startup Lokal

“Dengan kolaborasi ini kami perkuat dan pastikan perusahaan startup memiliki dana domestik dan membangun lebih banyak startup unicorn dan decacorn,” ujar Tiko.

Ia menilai, ekonomi digital terbukti semakin tangguh di tengah pandemi COVID-19. Buktinya, pandemi tidak menurunkan minat investasi pada startup lokal. Daily Social Annual Report melaporkan, terdapat 191 investasi senilai 4,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 58,2 triliun hingga November 2021. Investasi terbesar diraih GoTo yang mendapatkan pendanaan sebesar 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan 31,7 persen dari total pendanaan startup di Indonesia. Pendanaan itu membuat GoTo mengembangkan ekosistem sehingga memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar digital Asia Tenggara.

Baca Juga  Wamenkeu Tegaskan Indonesia Dukung Reformasi Kebijakan Ekonomi Hijau di CFMCA Laos

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang melihat perkembangan ekonomi digital Indonesia. Bahkan, ekonomi digital di tanah air diperkirakan akan tumbuh pesat hingga Rp 1.700 triliun pada tahun 2025.

“Jangan sampai potensi digital yang besar ini diambil oleh orang lain dari negara lain. Oleh sebab itu, segera, dalam waktu yang secepat-cepatnya persiapan harus menuju ke sana. Merah Putih Fund sebuah venture capital akan membantu startup yang jumlahnya 2.200-an, agar ada yang mendampingi, ada yang memberikan pendanaan. Sehingga kita harapkan akan banyak unicorn baru, yang hampir seluruhnya dari anak muda. Saya senang ada decacorn di Indonesia, ada unicorn di Indonesia. Ada Gojek, Tokopedia, Bukalapak, OVO, Ajaib, J&T Express. Startup juga semakin naik,” kata Jokowi.

Baca Juga  Pemerintah Pantau Penurunan Nilai Ekspor Nasional

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *