in ,

Cara Temukan “Passion” Agar Lebih Mudah Menata Karier

2. Kenali kelebihan atau bakat diri

Setiap manusia pasti memiliki kelebihan atau bakatnya masing-masing. Agar dapat menemukan bakat terpendam itu, individu perlu membuat catatan kecil untuk menjabarkan kelebihan atau kekuatan diri. Contoh, kita berbakat dalam bernyanyi, menulis, melukis, berbicara di depan umum, bernegosiasi, dan hal positif lainnya. Setelah itu, tidak kalah penting juga untuk mengeksplor atau merencanakan pengembangan diri ke depan. Contohnya, ternyata Anda berbakat dalam hal bernegosiasi atau berbicara di depan umum. Maka, asah bakat itu dengan mengikuti sejumlah seminar atau pelatihan, masuk dalam komunitas, bahkan bisa sebagai landasan dalam mengambil jurusan kuliah.

3. Mengingat hal yang paling disukai sewaktu kecil

Baca Juga  Komitmen Huawei Meminimalkan Dampak Lingkungan

Saat kecil, sering kali kita menjadi manusia yang visioner—membawa banyak mimpi yang ingin diwujudkan. Namun, seiring berjalannya waktu, terkadang mimpi itu mulai pudar dan terlupakan. Untuk itu, coba ingat hal yang paling disukai sewaktu kecil, sebab bisa jadi itu adalah passion yang ingin digeluti.

4. Jangan mudah menyerah

Passion sering kali ditemukan ketika kita tidak henti untuk terus mencoba hal-hal baru. Dalam menekuni satu bidang, tidak jarang kita akan menemui berbagai hambatan dan rintangan yang dilalui. Dengan sikap yang gigih dan tak mudah menyerah, kita akan menemukan passion dan sekaligus membentuk karakter diri.

5. Renungkan pekerjaan hari ini

Tidak sedikit individu yang sudah bekerja atau ahli pada bidang tertentu, masih merasa belum menemukan passion. Maka dari itu, disarankan individu mengambil jeda sejenak, merenungkan pekerjaan yang sudah ditekuni itu. Meresapi—apakah pekerjaan hari ini menyenangkan atau tidak, atau apakah pekerjaan Anda melahirkan kebaikan untuk hidup Anda dan keluarga.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0