in ,

Cara Efektif Selesaikan Pekerjaan dengan Monotasking

Cara Efektif Selesaikan Pekerjaan
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Pegawai kerap dihadapkan dengan pelbagai pekerjaan dan kegiatan, seperti meneruskan pendidikan formal atau mengikuti kursus untuk menunjang karier. Agar semua pekerjaan dan agenda bisa diselesaikan secara efektif dan optimal, ada baiknya Anda mencoba menggunakan metode monotasking. Apa dan bagaimana cara melatih monotasking? Simak penjelasan berikut yang Pajak.com kutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti):

Apa itu monotasking?

Monotasking adalah tindakan yang hanya melakukan satu tugas atau aktivitas saja dengan perhatian penuh dan fokus dalam satu waktu. Bedanya dengan multitasking yang melakukan pekerjaan dalam satu waktu.

Monotasking memiliki manfaat, antara lain meningkatkan kemampuan konsentrasi, menumbuhkan disiplin diri, dan menghemat waktu.

Bagaimana tips melatih monotasking? 

  • Petakan kegiatan dan mengalokasi waktu dengan jelas. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat jadwal pekerjaan berdasarkan prioritas. Lakukanlah setiap hal yang telah disusun dengan disiplin agar dapat menyelesaikan pekerjaan secara teratur. Bila ada pekerjaan secara mendadak, jangan sungkan untuk menjelaskan kepada atasan atau rekan kerja terkait kondisi pekerjaan prioritas yang harus segera diselesaikan. Komunikasikan itu dengan baik. Mulailah untuk berhenti melakukan banyak hal sekaligus, kerjakan secara perlahan-lahan, satu per satu dengan maksimal.
  • Kurangi gangguan konsentrasi atau distraksi. Cari dan ciptakan tempat bekerja yang nyaman sehingga dapat menjauhkan diri dari distraksi yang menghambat fokus pada pekerjaan.
  • Menjadikan waktu istirahat berkualitas. Menciptakan waktu untuk istirahat yang berkualitas dapat dilakukan dengan tidur yang cukup. Menurut penelitian, hal itu akan berpengaruh langsung pada peningkatan performa kerja hingga 23 persen.
  • Olahraga penting untuk meningkatkan fokus. Olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kesehatan otak dan berguna dalam waktu jangka panjang. Adapun olahraga sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan berjalan kaki setiap pagi. Lakukanlah olahraga 30 menit setiap hari. Olahraga juga dapat berdampak baik untuk kesehatan mental seseorang.
  • Meditasi. Cara meditasi yang sederhana adalah mengatur napas dengan menarik napas kemudian hembuskan secara perlahan-lahan. Lakukanlah selama 20 menit saat bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.
  • Hindari perut kosong. Lapar adalah salah satu faktor seseorang sulit konsentrasi. Selain itu, telat makan dapat menimbulkan pelbagai macam penyakit, seperti mag.
  • Banyak minum air putih. Dehidrasi dapat membuat hilangnya konsentrasi dan tidak fokus. Itulah alasannya kenapa minum air mineral menjadi sangat penting, sebab sebanyak 60 persen tubuh manusia mengandung cairan. Kehilangan sedikit saja cairan di dalam tubuh akan memengaruhi kinerja otak, seperti gangguan konsentrasi dan suasana hati, bahkan dapat memicu munculnya sakit kepala. Institute of Medicine merekomendasikan agar pria mengonsumsi 3,7 liter cairan per hari atau sebanyak 16 gelas, sedangkan perempuan mengonsumsi 2,7 liter cairan per hari atau sebanyak 11 gelas.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0