in ,

PTPN IV PalmCo Setor Pajak Rp77 Triliun

Foto: PTPN IV PalmCo

PTPN IV PalmCo Setor Pajak Rp77 Triliun 

Pajak.com, Jakarta – PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo mengungkapkan bahwa telah menyetorkan pajak sebesar Rp7,7 triliun dalam tiga tahun terakhir (2022 – 2024). Hal Ini menegaskan posisi PalmCo sebagai salah satu kontributor terbesar pajak dan pungutan di industri ini.

PTPN IV PalmCo memerinci, total pajak yang disetor pajak mencapai Rp4,1 triliun pada 2024, realisasi tertinggi sejak perusahaan beroperasi. Kontribusi ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp1,83 triliun pada 2023 dan Rp1,81 triliun pada 2022.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan bahwa lonjakan kontribusi pajak tersebut merupakan hasil dari transformasi perusahaan pasca-restrukturisasi dan penguatan tata kelola yang berorientasi pada peningkatan produktivitas serta efisiensi.

Baca Juga  Aturan Baru P3B: Praktisi Soroti Tantangan Perluasan Pengujian “Beneficial Owner” bagi Wajib Pajak

“Kontribusi pajak bukan hanya kewajiban, tetapi bagian dari peran aktif kami dalam pembangunan nasional. Melalui dana publik yang dihasilkan, perusahaan ikut berkontribusi dalam membiayai berbagai program pembangunan negara,” ungkap Jatmiko dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (11/9/2025).

Ia memerinci, setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masukan dan keluaran mencapai sebesar Rp3,2 triliun dalam tiga tahun terakhir, Pajak Penghasilan (PPh) badan Rp2,95 triliun, serta pungutan ekspor lebih dari Rp152 miliar. Perusahaan juga konsisten menyetor PPh Pasal 21 dari gaji karyawan yang meningkat hingga Rp406 miliar.

Peningkatan pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)/PBB turut menjadi indikator kontribusi fiskal PTPN IV PalmCo di tingkat daerah. Pada 2024, pembayaran PBB mencapai Rp402 miliar atau melonjak signifikan dibandingkan Rp90 miliar pada 2023.

Baca Juga  GNV Consulting Kupas PMK 112/2025: Penggunaan “Tax Treaty” Kini Lebih Ketat

“Ini berdampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pelayanan publik, seperti pendidikan dan infrastruktur,” ujar Jatmiko.

PTPN IV PalmCo juga menargetkan peningkatan kinerja keuangan melalui optimalisasi produktivitas dan efisiensi biaya, dengan sasaran rasio Return on Assets (ROA) sebesar 7,5 persen dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kami terus menguatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan dengan digitalisasi proses pajak serta koordinasi yang erat dengan otoritas fiskal,” tambah Jatmiko.

Ia menekankan bahwa catatan peningkatan kontribusi pajak ini menjadi refleksi penting bagi korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan, yang tidak hanya mengedepankan pertumbuhan bisnis, tetapi juga komitmen dalam mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *