LPEM UI Ungkap Strategi untuk Tingkatkan Penerimaan Pajak
Pajak.com, Jakarta – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memaparkan sejumlah strategi untuk meningkatkan penerimaan pajak tanpa harus mengandalkan kenaikan tarif pajak.
Strategi ini meliputi penurunan tingkat informalitas ekonomi, peningkatan keterbukaan perdagangan internasional, perbaikan sistem administrasi perpajakan, dan pengoptimalan penerimaan dari sektor ekonomi digital.
“Kenaikan tarif pajak, termasuk PPN, memang berpotensi meningkatkan penerimaan, tetapi tidak selalu menjamin hasil yang signifikan, terutama di negara dengan sektor informal yang besar,” jelas LPEM FEB UI dalam laporannya, dikutip Pajak.com pada Selasa (19/11).
Besarnya aktivitas ekonomi informal dinilai membatasi basis pajak dan memberikan beban lebih besar pada kelompok ekonomi formal.
Untuk menurunkan tingkat informalitas, LPEM FEB UI mengusulkan sejumlah langkah, seperti pemberian insentif kepada pelaku usaha informal agar mau beralih ke sektor formal. Langkah ini diharapkan mampu memperluas basis pajak sekaligus meringankan beban pelaku usaha formal.
“Seperti, simplifikasi rezim perpajakan, pengurangan beban administrasi, serta sosialisasi manfaat registrasi usaha secara formal dapat mendorong penurunan aktivitas ekonomi informal,” imbuhnya.
Strategi lain yang dianggap memiliki potensi besar adalah peningkatan keterbukaan perdagangan internasional. Menurut LPEM FEB UI, keterbukaan perdagangan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap penerimaan PPN.
“Meningkatnya volume perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor dan impor mampu mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, yang pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak,” tambah LPEM FEB UI.
Untuk mendorong keterbukaan perdagangan, langkah kebijakan yang dapat ditempuh mencakup penyederhanaan prosedur kepabeanan, pengurangan hambatan perdagangan, dan peningkatan transparansi kebijakan perdagangan. “Mendorong platform e-commerce untuk memfasilitasi perdagangan lintas batas juga dapat memudahkan UMKM terlibat dalam kegiatan ekspor,” jelasnya.
Selain itu, perbaikan administrasi perpajakan juga menjadi salah satu strategi utama. LPEM FEB UI menekankan bahwa administrasi pajak yang lebih efisien tidak hanya mampu meningkatkan kinerja penerimaan pajak tetapi juga menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.
Merujuk pada laporan IMF (2008), perbaikan ini melibatkan penguatan transparansi, peningkatan sistem teknologi informasi, dan pengurangan proses birokrasi yang berbelit.
Dengan memanfaatkan potensi dari sektor ekonomi digital, perdagangan internasional, dan reformasi administrasi, LPEM FEB UI menyebut strategi-strategi ini sebagai langkah penting untuk mendongkrak penerimaan pajak tanpa membebani pelaku ekonomi formal.

Comments