Jokowi Resmikan Kawasan Industri Batang, Ditargetkan Serap 250 Ribu Tenaga Kerja
Pajak.com, Batang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmikan operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, (26/7). Ia menyebutkan, KITB yang dibangun seluas 4.300 hektare ini ditargetkan mampu menyerap 250 ribu tenaga kerja.
Sebagai informasi, KITB masuk dalam kategori kawasan berikat yang diberikan beberapa fasilitas, antara lain tidak ada batasan lahan; penangguhan pembayaran bea masuk; pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak atas Barang Mewah (PPnBM), dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).
“Saya senang, dibangun Kawasan Industri Terpadu di Batang seluas 400 hektare pada tahap pertama. Kemudian diminati, habis, buka lagi 400 hektare lagi yang kedua. Ini yang di sebelah utara jalan tol. Golnya ke penyerapan tenaga kerja, karena memang kita harus membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya bagi rakyat kita. Dengan investasi yang sekarang masuk di KITB sudah Rp 14 triliun dan menyangkut kurang lebih 19 ribu pekerja. Ini baru awal-awal,” ungkap Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, (30/7).
Ia menyampaikan, saat ini World Competitiveness Index Indonesia melompat berada di angka ranking 27. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai indikator, seperti performa ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi pebisnis dan perusahaan domestik, dan kesiapan infrastruktur.
“Dan saya merasakan itulah Indonesia yang banyak dilihat dari luar oleh para investor. Tetapi, kalau kita tidak melakukan keputusan yang cepat dan melaksanakan keputusan itu dengan cepat, peluang itu pasti akan hilang,” imbuh Jokowi.
Ia kembali mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi dunia semakin meningkat. Mulai dari tahun 2019 yang ditandai dengan ketegangan geopolitik akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina hingga pandemi COVID-19 mulai 2020.
“Tetapi, di situlah saya melihat kesulitan-kesulitan, tantangan-tantangan, ada kesempatan besar yang bisa kita raih, asal kita mau kerja keras,” tegas Jokowi.
Ia memastikan telah menginstruksikan kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk menjadi koordinator yang memasarkan KITB kepada investor.
“Beberapa pabrik sudah mulai beroperasi di KITB, seperti PT KCC Glass Indonesia, pipa plastik (yang diproduksi oleh Wavin), serta beberapa pabrik industri lain yang akan menyusul dalam waktu dekat. Kita harapkan nanti di Agustus (2024) ada pembangunan industri anoda, lalu September akan ada pembangunan industri katoda di sini, sehingga ini akan menjadi sebuah kawasan industri yang betul-betul efisien, dilirik oleh para investor, dan bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi rakyat kita,” ungkap Jokowi.

Comments