in ,

Sri Mulyani Kumpulkan Anak Buah se-Indonesia, Perintahkan Hal Ini!

Foto: Dok. KLI

Sri Mulyani Kumpulkan Anak Buah se-Indonesia, Perintahkan Hal Ini!

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumpulkan anak buahnya yang merupakan para kepala kantor wilayah (kanwil) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) se-Indonesia secara daring dan luring, pada (14/8/25). Sri Mulyani memerintahkan kepada para kepala kanwil tersebut untuk mampu menjelaskan peran vital anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) kepada stakeholder di daerah secara kredibel.

“Sangat penting bagi para kepala kanwil memiliki pemahaman yang sama untuk bisa menjelaskan APBN secara baik dan kredibel kepada stakeholder di daerah, masyarakat harus mendapatkan edukasi serta informasi yang akurat,” jelas Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya (@smindrawati) dikutip Pajak.com, (15/8/25).

Ia mengingatkan bahwa APBN merupakan instrumen fiskal yang disusun untuk mencapai cita-cita berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, APBN dirancang untuk mendukung agenda pembangunan nasional, menopang kesejahteraan rakyat, serta mendorong berbagai program prioritas pemerintah.

“Namun yang paling penting, APBN senantiasa dikelola dengan sehat dan kredibel. Saya berharap peranan APBN yang sangat vital ini dapat dikomunikasikan dengan apik oleh para kepala kanwil di wilayah kerjanya masing-masing. Selamat bekerja. Terus jaga Kemenkeu Satu, Kemenkeu Tepercaya,” ujar Sri Mulyani.

Sebagaimana diketahui, target pendapatan negara dalam APBN adalah sebesar Rp3.005,1 triliun yang bersumber dari penerimaan perpajakan (pajak dan bea cukai) Rp2.490,9 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp513,6 triliun, dan hibah Rp600 miliar.

Adapun realisasi pendapatan negara hingga semester I-2025 mencapai Rp1.210,19 triliun atau 40,3 persen dari target APBN 2025.

Pendapatan negara itu untuk membiayai belanja negara yang dialokasikan sebesar Rp3.621,3 triliun. Belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.701,4 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp919,9 triliun. Dua komponen itu diimplementasikan, antara lain berupa belanja negara untuk kesehatan Rp218,5 triliun, pendidikan Rp724,26 triliun, Makan Bergizi  Gratis (MBG) Rp71 triliun, bantuan sosial Rp503,2 triliun, dan lain sebagainya.

Hingga semester I-2025, realisasi belanja negara telah mencapai Rp1.407,1 triliun atau 38,9 persen terhadap pagu APBN 2025 atau tumbuh 0,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *