in ,

Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Tercapai

FOTO : IST

Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Tercapai

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dapat tercapai apabila seluruh pemangku kepentingan bersinergi secara aktif.

Ia menegaskan bahwa angka tersebut memang ambisius, namun masih sangat mungkin diwujudkan melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang efektif serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.

“Jadi 8 persen bukan angka yang kecil dan kita hampir jarang mencapai pertumbuhan seperti itu di masa-masa lalu pun, hanya satu kuartal kalau enggak salah sempat di atas itu,” ujar Purbaya, dikutip Pajak.com pada Sabtu (1/11/25).

Menurutnya, pencapaian target pertumbuhan tinggi bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan kerja bersama seluruh pihak, baik kementerian/lembaga (K/L) pemerintah daerah (Pemda) dunia usaha, maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa peran APBN tidak sebatas pada alokasi dan penyaluran anggaran, tetapi juga sebagai instrumen untuk mempercepat aktivitas ekonomi.

“Jadi ini tanggung jawab kita semua bersama. Kita bukan hanya bagi-bagi duit di APBN, tapi memastikan semuanya bisa mendorong ekonomi dengan baik dan kita akan lebih proaktif membantu iklim investasi di Indonesia sehingga kita bisa mencapai 8 persen tadi,” tegasnya.

Purbaya menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dana publik yang telah dianggarkan dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, langkah strategis pemerintah ke depan adalah memastikan setiap rupiah dalam APBN terserap optimal, terutama untuk kegiatan produktif yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya beli masyarakat.

“Jadi kita ditugaskan untuk mendorong atau membantu terwujudnya cita-cita 8 persen itu. Ini bukan angka yang kecil, tapi saya yakin kalau kita terus-terusan bekerja sama memastikan anggaran terserap dengan baik dan memastikan tercipta iklim investasi yang lebih baik, 8 persen bukan angka yang di langit, itu satu hal yang bisa kita capai,” ujar Purbaya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan APBN harus dilakukan secara optimal, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau realisasi belanja agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ketika saya datang ke kementerian-kementerian untuk menanyakan penyerapan APBN mereka, bukan untuk mengganggu kebijakan masing-masing kementerian, tapi untuk memastikan bahwa uang yang kita alokasikan dipakai semaksimal mungkin dan berdampak semaksimal mungkin juga untuk ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen  secara tahunan pada kuartal II-2025. Capaian ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 5,05 persen.

Sebagai perbandingan, sejumlah negara di kawasan juga mencatatkan pertumbuhan positif pada periode yang sama. Ekonomi Vietnam tumbuh 8,0 persen, Tiongkok mencatat pertumbuhan 5,2 persen, sementara Singapura mencatatkan pertumbuhan 4,3 persen.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *