in ,

Sukses Efisiensikan Waktu dan Biaya Logistik, NLE Raih Penghargaan ILA 2024

NLE Raih Penghargaan ILA 2024
FOTO: Bea Cukai

Sukses Efisiensikan Waktu dan Biaya Logistik, NLE Raih Penghargaan ILA 2024

Pajak.com, Jakarta – Tim Teknis Pengembangan National Logitstics Ecosystem (NLE) yang terdiri dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)/Bea Cukai serta Lembaga National Single Window (LNSW) raih penghargaan kategori ‘Goverment of the Year’ dalam Indonesia Logistics Awards (ILA) 2024 dari Supply Chain Indonesia (SCI), di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penghargaan ini diraih atas program NLE yang dinilai sukses membawa dampak positif dalam perbaikan kinerja logistik nasional, khususnya dalam mengefisiensikan waktu dan biaya.

Sebagai informasi, NLE merupakan ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang (flow of goods) dan dokumen internasional (flow of document) sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang. NLE berorientasi pada kerja sama antarinstansi pemerintah dan swasta melalui pertukaran data, simplifikasi proses, serta penghapusan repitisi dan duplikasi.

Baca Juga  GNV Consulting Kupas PMK 112/2025: Penggunaan “Tax Treaty” Kini Lebih Ketat

Kepala Subdirektorat Humas dan Punyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo menjelaskan, awalnya Tim Teknis Pengembangan NLE merupakan peserta kelompok kategori ‘Competing Awards’ dalam ILA 2024. Namun, berdasarkan hasil penilaian oleh Tim Riset SCI dan dewan juri ILA 2024, Tim Teknis Pengembangan NLE dinyatakan berhak menerima penghargaan untuk kategori ‘Goverment of the Year’.

“Hasil survei menunjukkan bahwa NLE berperan dalam mendorong peningkatan efisiensi waktu dan biaya. Dalam dua tahun terakhir, rata-rata efisiensi yang dihasilkan layanan NLE adalah 51,1 persen dari segi waktu dan 34,75 persen pada beberapa layanan terkait clearance sarana pengangkut, barang, dan layanan kepelabuhanan,” jelas Budi dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, (13/10).

Baca Juga  Aturan Baru P3B: Praktisi Soroti Tantangan Perluasan Pengujian “Beneficial Owner” bagi Wajib Pajak

NLE juga dinilai berhasil membangun kolaborasi yang baik antar-instansi pemerintah dan stakeholder yang menangani layanan logistik di pelabuhan laut, seperti otorita pelabuhan, Bea Cukai, karantina, imigrasi, serta terminal operator.

“Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam penerapan simplifikasi layanan logistik yang telah berjalan di 46 pelabuhan nasional. Sementara di sektor udara, kolaborasi ini telah mendorong perbaikan layanan logistik melalui program single submission ekspor dan penataan tata ruang bandara secara bertahap pada 6 bandara nasional,” ujar Budi.

Selain pemberian penghargaan, SCI turut menyelenggarakan The 3rd Seminar on Economic & Bussiness Outlook 2025. Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai sekaligus Ketua Pelaksana Harian Tim Teknis Pengembangan NLE Rudy Rahmaddi turut menjadi pembicara dalam seminar itu. Ia membahas perkembangan dan pencapaian program NLE beserta tantangan ke depan.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *