Sinergi Kanwil LTO dan ULBI Ajak Gen-Z Melek Pajak
Pajak.com, Bandung – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Wajib Pajak Besar atau Large Tax Office (Kanwil LTO) bersinergi dengan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) untuk menggelar kuliah umum, di Aula ULBI Bandung. Acara ini bertujuan mengajak generasi kelahiran 1997-2012 (Gen-z) untuk melek pajak.
Dekan Sekolah Vokasi ULBI Dodi Permadi mengapresiasi terselenggaranya kuliah umum ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat pajak bagi pembangunan negara, terutama dalam bidang pendidikan.
“Sebagaimana yang kita tahu, salah satu program untuk perkembangan ekonomi Indonesia adalah pajak. Ada beberapa insentif yang dirasakan untuk kampus kami, yaitu beasiswa kepada mahasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) dari negara yang bersumber dari pajak. Diharapkan dengan kegiatan ini Gen-Z dapat melek pajak sebagaimana tema kita hari ini. Semoga kita lebih berekspansi meningkatkan kerja samanya kedepannya,” ungkap Dodi dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, (19/11).

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil LTO Wahyu Santosa menuturkan, kegiatan kuliah umum ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun Kanwil LTO dengan dunia pendidikan untuk mengedukasi calon pembayar pajak di masa depan.
“Ilmu pajak bagi Gen-Z sangat penting karena mereka nanti akan menjadi entrepreneur, karyawan profesional, dan profesional, baik konsultan pajak maupun akuntan,” ujar Wahyu.
Dalam sesi materi, Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwil LTO Susiloadi menjelaskan bahwa menghimpun pajak merupakan amanat dari Undang-Undang (UUD) 1945 dan perubahannya. Peran pajak yang sangat penting dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), baik dari sisi fungsi sebagai sumber penerimaan negara maupun fungsi regulerend.
“Untuk itu, Gen-Z yang merupakan calon generasi emas tahun 2045 yang mana komposisi sebanyak 60 persen dari total 300 juta penduduk Indonesia, dituntut harus memahami pajak. Kami juga berharap mahasiswa akuntansi berkontribusi aktif mendorong dan membantu masyarakat dalam pelaksanaan kepatuhan pajak,” ujar Susilo.
Dalam kesempatan ini ia memaparkan teori dasar perpajakan, meliputi hak dan kewajiban Wajib Pajak; prosedur dan tata cara pendaftaran, penghitungan, penyetoran, dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan; dan beberapa update kebijakan perpajakan terkini. “DJP sedang melakukan habituasi dan familiarisasi core tax,” imbuh Susilo.
Acara yang diikuti oleh 220 mahasiswa D-III dan D-IV Jurusan Akuntansi Sekolah Vokasi ULBI ini ditutup dengan sesi tanya – jawab.

Comments