in ,

Manfaatkan Fasilitas Kawasan Berikat, Perusahaan Ini Lakukan Ekspor Perdana

Manfaatkan Fasilitas Kawasan Berikat
FOTO: Bea Cukai

Manfaatkan Fasilitas Kawasan Berikat, Perusahaan Ini Lakukan Ekspor Perdana

Pajak.com, Jombang – PT Indonesia Royal Paper manfaatkan fasilitas kawasan berikat sehingga dapat melakukan ekspor perdana produk karton multilapis (core board paper) ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pemberian fasilitas kawasan berikat diberikan oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  (Bea Cukai).

Ekspor perdana dihadiri oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II (Kanwil Bea Cukai Jatim II) Bakhroni, Vice President MMNR Dian Triharjo Goestiadji, dan Pj. Bupati  Jombang Sugiat melepas ekspor perdana oleh PT Indonesia Royal Paper. Adapun PT Indonesia Royal Paper adalah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Jombang dan memiliki karyawan sebanyak 306 orang—yang sebagian besar merupakan masyarakat di sekitar perusahaan.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Jatim II Bakhroni mengungkapkan, pemberian fasilitas berikat ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan industri dalam negeri. Dengan mendapatkan fasilitas kawasan berikat, PT Indonesia Royal Paper dapat menikmati fasilitas perpajakan, seperti penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, dan tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

“Sebanyak 750 ton atau 530 roll core board paper diekspor secara bertahap dengan negara tujuan ekspor Tiongkok. Nilai devisa ekspor sebesar 1,969,048.57 yuan atau sekitar Rp 4.347.659.242,56,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com(13/6).

Vice President MMNR Dian Triharjo Goestiadji menjelaskan, kawasan berikat PT Indonesia Royal Paper yang merupakan anak perusahaan Indonesia Royal Resource yang berfokus pada kegiatan daur ulang dengan menampung sampah yang selanjutnya dikelola menjadi produk lebih berharga.

Baca Juga  Apa Syarat dan Konsekuensi Pemenuhan Izin Kawasan Berikat?

“Dengan pelepasan ekspor perdana penerima fasilitas kawasan berikat ini, kami berharap sinergi dengan Bea Cukai akan semakin lebih dekat. Kami juga akan membuka stakeholder-stakeholder yang ada untuk saling bekerja sama,” pungkas Dian.

Pj. Bupati  Jombang Sugiat menyampaikan ucapan terima kasih atas investasi yang dilakukan oleh PT Indonesia Royal Paper di Jombang yang diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran sekaligus peningkatan perekonomian di Jatim.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bea Cukai yang melakukan pemberian fasilitas fiskal melalui penetapan perusahaan sebagai kawasan berikat diharapkan membantu cash flow perusahaan. Di mana atas importasi bahan baku, bahan penolong dan mesin-mesin yang dipergunakan untuk memproduksi barang jadi dengan tujuan ekspor mendapatkan fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut PDRI,” pungkas Sugiat.

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *