in ,

Ekspor Perdana 2,4 Ton “Aromatic Flavor Mixture” ke Tiongkok, Dorong Daya Saing Industri Lokal

Ekspor Perdana “Aromatic Flavor Mixture”
FOTO: IST

Ekspor Perdana 2,4 Ton “Aromatic Flavor Mixture” ke Tiongkok, Dorong Daya Saing Industri Lokal

Pajak.com, Bintan – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Tanjungpinang kembali menunjukkan dukungannya terhadap industri lokal dengan menyukseskan ekspor perdana 2,4 ton aromatic flavor mixture milik PT Natural Essence Indonesia (PT NEI). Pengiriman produk ini dilakukan pada Senin, 30 September 2024 dengan tujuan pasar Tiongkok.

Adapun, langkah ini menandai pencapaian penting bagi PT NEI sekaligus menjadi bukti semakin meningkatnya daya saing produk industri dari Bintan di pasar global.

Menurut Kepala Kanwil Bea dan Cukai Tanjungpinang Tri Hartana, keberhasilan ekspor perdana PT NEI menunjukkan bahwa produk-produk hasil industri Bintan mulai diakui di pasar internasional. Hal ini juga mengindikasikan adanya sinergi yang kuat antara pelaku industri dengan pihak Bea dan Cukai untuk memajukan produk lokal ke pasar global.

“Kami pun senantiasa memberikan asistensi dan pendampingan kepada pelaku industri agar menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekspor. Salah satu bukti keberhasilan ini adalah PT NEI,” ujar Tri Hartana dikutip Pajak.com pada Jumat (4/10).

Baca Juga  Aturan Baru P3B: Praktisi Soroti Tantangan Perluasan Pengujian “Beneficial Owner” bagi Wajib Pajak

“Aromatic Flavor Mixture”: Produk Ekspor Potensial

Produk yang diekspor oleh PT NEI berupa aromatic flavor mixture, yaitu cairan yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan liquid rokok elektrik (REL). Produk ini merupakan salah satu komponen penting dalam industri rokok elektrik, yang memiliki pasar besar di Tiongkok. Dalam pengiriman perdananya, PT NEI mengirimkan total 2,4 ton aromatic flavor mixture dengan nilai pabean mencapai 84.070 dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Pelepasan ekspor ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi PT NEI, tetapi juga membuka jalan bagi perusahaan-perusahaan lain di Bintan untuk mengeksplorasi peluang serupa di pasar internasional. “Ini menjadi awal yang baik bagi PT NEI untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian wilayah Bintan dan sekitarnya,” tambah Tri

Baca Juga  GNV Consulting Kupas PMK 112/2025: Penggunaan “Tax Treaty” Kini Lebih Ketat

Dukungan Bea Cukai untuk Peningkatan Ekspor

Dalam peranannya sebagai industrial assistance, Bea dan Cukai Tanjungpinang aktif memberikan pendampingan kepada pelaku usaha lokal untuk memastikan kelancaran proses ekspor. Mereka berfokus pada membantu perusahaan-perusahaan lokal seperti PT NEI agar dapat bersaing di pasar global, sekaligus mendukung peningkatan daya saing produk Indonesia di tingkat internasional.

Salah satu bentuk pendampingan ini adalah melalui penyederhanaan prosedur dan penyediaan asistensi teknis. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pengiriman dan memastikan produk yang diekspor memenuhi standar internasional

Dalam kesempatan yang sama, Vice General Manager PT NEI Tessy Irma Yanti menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam tercapainya ekspor perdana ini.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai Tanjungpinang yang telah memberikan asistensi sampai terwujudnya ekspor,” ungkap Tessy.

Pencapaian ini, menurut Tessy, merupakan hasil dari upaya panjang dan kerja keras tim PT NEI dalam memenuhi standar dan persyaratan untuk memasuki pasar internasional, khususnya Tiongkok.

Baca Juga  GNV Consulting Kupas PMK 112/2025: Penggunaan “Tax Treaty” Kini Lebih Ketat

Ekspor perdana ini juga memberikan motivasi bagi PT NEI untuk terus mengembangkan produk mereka dan memperluas pasar ke negara-negara lain. Dukungan dari Bea dan Cukai Tanjungpinang memainkan peran penting dalam mewujudkan rencana tersebut.

Dampak Positif Bagi Perekonomian Bintan

Keberhasilan PT NEI dalam menembus pasar ekspor diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal di Bintan. Dengan adanya ekspor perdana ini, diharapkan lebih banyak perusahaan lokal yang terdorong untuk melakukan hal yang sama, membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Pemerintah, melalui Bea dan Cukai, terus berupaya memfasilitasi peningkatan ekspor dengan memberikan asistensi yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan agar produk-produk lokal seperti aromatic flavor mixture dapat terus bersaing di pasar internasional dan membawa keuntungan bagi perekonomian nasional.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *