in ,

Presiden Brasil Temui Prabowo, Teken MoU Perdagangan dan Investasi Senilai Rp83,14 Triliun

Foto: Setkab

Presiden Brasil Temui Prabowo, Teken MoU Perdagangan dan Investasi Senilai Rp83,14 Triliun

Pajak.com, Jakarta – Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva (Lula) temui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada (23/10/25). Dalam pertemuan itu, kedua negara meneken sejumlah memorandum of understanding (MoU) bidang perdagangan dan investasi sekitar 5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau senilai Rp83,14 triliun (kurs Rp16.542).

“Kita sudah punya defense cooperation agreement dengan Brasil. Tadi saya sebut di bidang energi juga kita sepakat, tadi kita tanda tangan kesepakatan di bidang energi cukup signifikan antara PLN [Perusahaan Listrik Negara] dan juga dengan swasta. Kita saling menyaksikan kerja sama ekonomi yang signifikan yang nilainya tadi ditandatangani lebih dari 5 miliar dolar AS,” ungkap Prabowo dalam konferensi pers, dikutip Pajak.com (24/10/25).

Menurut Prabowo, pertemuan bilateral ini berlangsung intensif dan produktif. Hal tersebut menandai komitmen Indonesia dan Brasil sebagai kekuatan ekonomi baru yang terus berkembang di kawasan global selatan. Kedua negara akan fokus memperkuat kerja sama strategis dalam berbagai bidang, energi, pertahanan, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi.

Prabowo pun menyampaikan bahwa kedua negara bersepakat membentuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sebagaimana yang telah dijalankan Indonesia dengan Uni Eropa dan Kanada.

Baca Juga  Fasilitas Insentif Pajak Bisa Merugikan? TaxPrime Beri Kisi-kisi Ini ke Perusahaan dan Investor

Untuk diketahui, kesepakatan Indonesia dengan Uni Eropa mencakup kesepakatan tarif perdagangan, fasilitas kepabeanan, harmonisasi standardisasi di berbagai sektor, dan kerja sama di bidang ekonomi digital. Sementara kesepakatan Indonesia dan Kanada mencakup peningkatkan ekspor di Tanah Air hingga 11,8 miliar dolar AS pada tahun 2030, menghapuskan tarif impor 95 persen oleh Kanada untuk produk Indonesia, hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

“Kita dapat dukungan dari Brasil, karena Brasil sekarang adalah presiden dari Mercosur [organisasi ekonomi yang didirikan oleh lima negara dalam kawasan Amerika Selatan]. Kita harap dukungan terus. Jadi, di banyak bidang kita melihat sinergi yang sangat komplementer, saling mendukung,” ujar Prabowo.

Dalam konteks hubungan internasional, Indonesia dan Brasil memiliki pandangan yang sejalan terhadap berbagai isu global, termasuk komitmen pada kerja sama multilateral dan perdamaian dunia.

Prabowo juga menyampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap kepemimpinan Brasil dalam Konferensi Perubahan Iklim atau Conference of the Parties (COP) ke-30 yang akan digelar di Negeri Samba itu.

Baca Juga  TaxPrime: “Authorized Economic Operator” Beri Banyak Keuntungan Bagi Pelaku Usaha

“Saya kira itu di bidang politik internasional kita saling mendukung, sikap kita sama di masalah Palestina, sama di masalah Ukraina, kita ingin gencatan senjata cepat, kita ingin perdamaian yang riil, menuju ke solusi politik yaitu solusi dua negara,” tegas Prabowo.

8 Kerja Sama yang Diteken Indonesia – Brasil 

Berikut ini delapan kerja sama yang diteken Indonesia dan Brasil:

  1. Memorandum saling pengertian antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia dan Kementerian Pertambangan dan Energi Federasi Brasil tentang kerja sama energi dan pertambangan;
  2. Memorandum saling pengertian antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia dengan Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Federasi Brasil tentang kerja sama sains, teknologi, dan inovasi;
  3. Memorandum saling pengertian antara Badan Karantina Indonesia (BKI) dengan Kementerian Pertanian dan Peternakan Federasi Brasil tentang kerja sama dalam tindakan sanitari dan fitosanitari dan sertifikasi;
  4. Nota kesepahaman antara Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan Institut Geografi dan Statistik Brasil tentang kerja sama di bidang statistik;
  5. Memorandum saling pengertian antara PT Danantara Investment Management (Persero) dan JBS N.V., dalam melakukan penjajakan dan negosiasi rencana transaksi;
  6. Memorandum saling pengertian antara PLN dan J&F S.A. Brasil tentang kerja sama studi pengembangan pembangkit listrik tenaga air dalam mendukung transisi energi di Indonesia;
  7. Memorandum saling pengertian antara PT Pertamina (Persero) dan Fluxus Holding S.A. tentang eksplorasi peluang kerja sama di sektor energi; dan
  8. Memorandum saling pengertian antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Brazilian Trade and Investment Promotion Agency (APEX) tentang kerja sama promosi dagang antara Brasil dan Indonesia.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *