in ,

Menteri Maman Luncurkan Program RISE To IPO, Bina UMKM untuk IPO

Menteri Maman Program RISE To IPO
FOTO: Kementerian UMKM

Menteri Maman Luncurkan Program RISE To IPO, Bina UMKM untuk IPO 

Pajak.com, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meluncurkan program RISE To IPO, di Program ini bertujuan untuk membina UMKM untuk Initial Public Offering (IPO) sehingga dapat bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih kompetitif.

“Tantangan utama pengusaha menengah saat ini bukan hanya modal, tetapi juga akses terhadap skema pendanaan jangka panjang yang berkelanjutan. Di sisi lain, pasar modal Indonesia terus berkembang sebagai sumber pendanaan alternatif yang potensial,” ungkap Maman  dalam peluncuran RISE To IPO: Empowering Medium Enterprises to IPO, di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, dikutip Pajak.com (10/7/25).

Dengan demikian, ia optimistis program RISE To IPO dapat menjadi jembatan bagi UMKM untuk bisa maju menjadi perusahaan terbuka (Tbk). Optimisme itu diperkuat dengan data BEI 2024 yang mengatakan bahwa perusahaan menengah yang tercatat di papan akselerasi, didominasi sektor consumer goods, teknologi, dan properti.

“Setiap usaha menengah yang kuat dan berdaya saing dapat menjadi offtaker sekaligus aggregator bagi usaha mikro dan usaha kecil dalam skema kemitraan rantai pasok, sehingga dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian Indonesia,” ujar Maman.

Kendati demikian, ia mengingatkan pentingnya kurasi dan evaluasi ketat bagi peserta program RISE To IPO. Maman mendorong agar seleksi tidak hanya berpatokan pada jumlah, tetapi juga pada kualifikasi, kualitas, serta fundamental perusahaan.

“Saya berpesan agar jumlah jangan menjadi masalah, yang penting fundamentalnya kuat dan bisa dijadikan champions untuk didorong sebagai contoh ke publik Indonesia bahwa usaha kecil dan menengah bisa punya kapasitas untuk go public,” tambah Maman.

Baca Juga  Tren IPO Meningkat! Advisor Ini Bongkar Strategi Optimalkan Fasilitas Fiskal Perusahaan Terbuka

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman menjelaskan bahwa RISE merupakan akronim dari Reach (usaha menengah potensial), Inspire (untuk berani go public), Support (dalam proses transformasi bisnis), dan Elevate (ke level perusahaan terbuka yang kompetitif).

“Tujuan program RISE To IPO adalah meningkatkan kesadaran dan literasi tentang pasar modal, memberikan strategi pendampingan teknis dan konkret, meliputi aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan dalam proses menuju go public, dan membuka kesempatan bagi peserta yang lolos kurasi untuk mengikuti program IDX Incubator,” jelas Bagus.

Ia memastikan, program RISE To IPO disusun dengan tahapan yang mengedepankan edukasi, seleksi terukur, serta pendampingan praktis dan implementatif.

Bagus mengatakan, program RISE To IPO akan dilanjutkan dengan kegiatan intensive coaching clinic pada September 2025. Kegiatan ini berisi pendampingan secara individual maupun kelompok kecil, membahas aspek hukum, keuangan, dan strategi IPO.

Setelah itu, peserta terpilih akan ditawarkan untuk mengikuti program IDX Incubator 2026 yang merupakan fase pembinaan lanjutan menuju IPO.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *