BEI Catat 8 Juta Investor Saham per Oktober 2025, Banyak di Bawah Usia 30 Tahun
Pajak.com, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 8 juta investor saham hingga akhir Oktober tahun 2025. Dari jumlah itu, banyak investor di bawah usia 30 tahun.
Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan bahwa peningkatan jumlah investor menunjukkan semakin kuatnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi, terutama generasi muda di bawah usia 30 tahun yang kini semakin aktif dan percaya diri.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen BEI bersama seluruh stakeholders dalam melakukan berbagai kegiatan edukasi dan literasi yang konsisten dan terarah, seperti Sekolah Pasar Modal, Guruku Investor Saham, dan CMSE [Capital Market Summit & Expo],” ungkap Iman dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com (11/7/25).
Secara rinci, jumlah investor saham di BEI telah mencapai 8.083.076 single investor identification (SID), dengan pertumbuhan 1.701.632 investor saham baru sepanjang 2025 atau naik 51,2 persen dibandingkan pertumbuhan 1.125.873 investor saham baru di tahun 2024.
“Hingga akhir Oktober 2025, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 19.154.487 SID. Dari jumlah tersebut, investor baru pasar modal tahun 2025 mencapai 4.282.848 SID, atau meningkat 58,4 persen dibandingkan penambahan 2.703.578 investor baru pada tahun 2024,” ungkap Iman.
Menurut Iman, capaian itu merupakan hasil rangkaian 101 kegiatan Road to CMSE 2025 di berbagai daerah. Sepanjang Maret–Oktober 2025, Road to CMSE 2025 telah diikuti lebih dari 185 ribu peserta dan menambah 184 ribu investor baru. Kegiatan yang berlangsung dua hari itu menghadirkan 13 narasumber, enam moderator, 88 booth, dan 95 tenant mencatatkan antusiasme tinggi serta meningkat dibandingkan tahun 2024.
Pada Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Oktober 2025, seluruh pemangku kepentingan BEI di berbagai daerah di Indonesia juga menggelar kegiatan literasi, diantaranya Financial Expo (FinExpo) 2025 serta pelaksanaan Virtual Trading Competition (VTC) 2025 powered by IDX Mobile yang diikuti oleh mahasiswa dari Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia.
Secara simultan, BEI melalui jaringan kantor perwakilannya rutin melaksanakan 14.993 kegiatan edukasi di seluruh Indonesia yang diikuti oleh 14.333.853 peserta. Dari jumlah tersebut, 5.415 kegiatan dilakukan secara digital dan 9.578 kegiatan dilakukan secara tatap muka dan hybrid. Dari seluruh kegiatan edukasi ini, sebanyak 319.177 peserta telah membuka rekening efek.
“Berbagai capaian tersebut menegaskan komitmen BEI untuk terus meningkatkan inklusi pasar modal dan literasi keuangan masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan inklusif,” ujar Iman.
BEI mengharapkan semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga berpartisipasi aktif sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing dan berdaulat.

Comments