in ,

Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Rata-rata 5 Persen Selama 7 Tahun Tak Terlihat di Kehidupan Rakyat

FOTO : IST

Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Rata-rata 5 Persen Selama 7 Tahun Tak Terlihat di Kehidupan Rakyat

Pajak.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama tujuh tahun terakhir rata-rata mencapai 5 persen belum sepenuhnya tecermin dalam kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan, mulai dari kelaparan hingga keterbatasan layanan kesehatan di daerah.

Prabowo menilai, ketidakkonsistenan dalam menjalankan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menyebabkan terjadinya distorsi ekonomi dan lambatnya pemerataan, sehingga pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh segelintir orang.

“Terjadilah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen selama 7 tahun terakhir tidak tecermin dalam kondisi nyata rakyat Indonesia,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI, di Jakarta, dikutip Pajak.com pada Sabtu (16/8/25).

Ia menyampaikan bahwa ketimpangan tersebut terlihat dari masih banyaknya anak kelaparan, petani dan nelayan yang kesulitan menjual hasil panen, rakyat yang tidak memiliki rumah layak huni, guru yang belum dihargai, serta keluarga yang tidak mampu berobat karena kendala biaya atau minimnya fasilitas kesehatan di daerah.

“Guru yang belum dihargai, serta keluarga yang tak sanggup berobat karena biaya atau karena tidak ada fasilitas kesehatan di daerahnya,” jelasnya.

Namun, Prabowo juga mengungkapkan bahwa kemajuan mulai terlihat ketika kebijakan ekonomi dilaksanakan sesuai amanat UUD 1945. “Namun ketika kita konsekuen menjalankan Undang-Undang Dasar kita, dalam 299 hari, Alhamdulillah saya dapat melaporkan bahwa kita telah mencapai berbagai kemajuan-kemajuan yang cukup berarti,” tegasnya.

Prabowo menyampaikan, meski dunia tengah dilanda ketidakpastian akibat konflik politik dan ekonomi global, perekonomian Indonesia tetap tumbuh solid. “Di tengah konflik politik, konflik ekonomi yang terjadi di dunia, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,12 persen di kuartal II-2025. Beberapa pakar yakin, pertumbuhan kita akan semakin meningkat di masa-masa mendatang,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan ekonomi, Prabowo menyoroti capaian investasi yang dinilai berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja. “Di tengah dunia yang penuh goncangan-goncangan, realisasi investasi semester pertama 2025 mencapai Rp942 triliun, naik 13,6 persen dari tahun lalu, mencapai target APBN 2025, dan berhasil menyerap 1.200.000 tenaga kerja Indonesia,” jelasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *