in ,

Pertamina dan Kemenkop Luncurkan PLTS KDKMP, Dorong Perekonomian Desa

Foto: Pertamina

Pertamina dan Kemenkop Luncurkan PLTS KDKMP, Dorong Perekonomian Desa

Pajak.com, Batam – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), di Kelurahan Galang Baru, Pulau Sembur Laut, Kota Batam, Kepulauan Riau. PLTS KDKMP ini merupakan proyek percontohan untuk mendorong perekonomian desa melalui pemanfaatan energi bersih serta berkelanjutan.

PLTS KDKMP berkapasitas 400.000 watt dengan baterai mencapai 1 MWh, dibangun untuk memenuhi kebutuhan energi sekitar 200 kepala keluarga yang selama ini belum terjangkau listrik dan masih bergantung pada genset dengan biaya tinggi. Secara teknis, PLTS akan dikelola dengan skema kerja sama antara Pertamina NRE dengan Koperasi Merah Putih setempat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi menjadi kunci agar manfaat infrastruktur energi dapat dirasakan masyarakat secara nyata. PLTS KDKMP tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, melainkan juga mendukung kegiatan ekonomi produktif warga, seperti perikanan tangkap dan budidaya, termasuk pengoperasian cold storage dan ice maker berkapasitas besar yang nantinya akan dikelola koperasi desa.

“PLTS ini bukan sekadar menghadirkan listrik, tetapi menjadi fondasi penguatan ekonomi rakyat. Dengan koperasi sebagai pengelola, masyarakat menjadi pelaku utama, bukan hanya penerima manfaat,” ungkap Ferry dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (22/12/25).

Ia menambahkan bahwa model Koperasi Merah Putih yang terintegrasi dengan energi terbarukan diharapkan dapat direplikasi di desa lain, khususnya wilayah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut untuk mendorong kemandirian energi sekaligus meningkatkan pendapatan anggota koperasi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan yang inklusif.

Peluncuran PLTS KDKMP juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pertamina NRE dan Kemenkop tentang pengembangan kerjasama pembangkit listrik untuk desa bersama koperasi.

“Pertamina tidak hanya membangun pembangkit, tetapi membangun ekosistem. Melalui PLTS yang dikelola koperasi, kami ingin memastikan energi bersih menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat,” tegas Simon.

Menurutnya, keberadaan listrik yang andal yang dibangun Pertamina NRE akan menurunkan biaya operasional nelayan, memperpanjang masa simpan hasil tangkapan, serta membuka peluang usaha baru di tingkat desa.

“Ke depan, proyek ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian energi berbasis koperasi dan memperkuat ekonomi desa serta memberikan pengetahuan pada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan energi bersih, untuk mendukung NZE [Net Zero Emission] 2060,” ujar Simon.

Salah seorang warga Pulau Sembur bernama Karzaman mengapresiasi peluncuran PLTS KDKMP.

“Semoga program ini bisa kami jalankan dengan baik, dan bermanfaat untuk ekonomi masyarakat,” harap Karzaman.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *