Selamat Hari Ibu! Purbaya: Enggak Usah Takut, Ekonomi Akan Membaik
Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengucapkan selamat Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Purbaya berpesan kepada para ibu di Indonesia untuk tidak perlu takut, karena ekonomi akan membaik.
“Untuk ibu-ibu di seluruh Indonesia, selamat Hari Ibu. Semoga ibu-ibu di seluruh Indonesia kuat, sabar dalam menjalankan tugas sehari-hari, dan memberi kontribusi yang maksimum bagi Indonesia. Ibu-ibu enggak usah takut. Ke depan, ekonomi akan membaik. Terus semangat,” ungkap Purbaya dengan didampingi istrinya (Ida Yulidina), melalui akun Instagram resminya @menkeuri, dikutip Pajak.com (22/12/25).
Strategi Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pada kesempatan sebelumnya, Purbaya menyebut bahwa strategi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan adalah dengan mendorong berbagai sektor publik dan swasta.
“Masyarakat akan mendapatkan dampak langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, seperti harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan lebih mudahnya akses pekerjaan. Pertumbuhan ekonomi ini menjadi indikator penting bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya dalam sebuah acara (17/12/25).
Secara spesifik, Purbaya menggencarkan penguatan berbagai sektor strategis seperti manufaktur, pertanian, dan energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Secara simultan, pemerintah terus memperkuat iklim investasi dan pasar modal. Purbaya menekankan, kedua sektor ini menjadi pilar penting bagi keberhasilan ekonomi Indonesia.
“Fokus saya adalah menjaga fondasi perekonomian. Capital market akan ikut karena size of company akan bertumbuh juga,” ungkap Purbaya.
Ia mengingatkan bahwa pasar modal yang berkembang akan menciptakan peluang bagi perusahaan besar untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian.
Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) 2025, Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah membentuk Task Force Debottlenecking untuk membuka hambatan investasi yang selama ini mengganggu aktivitas bisnis. Satuan tugas ini berfungsi sebagai wadah bagi pelaku usaha untuk melaporkan kendala nyata di lapangan, yang kemudian akan dibahas dan diputuskan melalui sidang debottlenecking secara rutin.
“Di situ, bapak-bapak, ibu-ibu, para pelaku bisnis, kalau ada hambatan di bisnis Anda, Anda bisa lapor dan kami akan sidangkan. Saya sudah memutuskan mengalokasikan waktu satu hari penuh untuk memimpin sidang debottlenecking,” ungkap Purbaya, pada (2/12/25).
Purbaya optimistis, Indonesia dapat mencapai status negara maju dalam waktu 10 hingga 15 tahun ke depan dengan penguatan kebijakan fiskal yang tepat dan pengelolaan ekonomi yang baik.
“Indonesia diharapkan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah dan menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Comments