INALUM Akselerasi Hilirisasi dan Penguatan ESG
Pajak.com, Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) mengakselerasi hilirisasi serta penguatan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sebagai bagian dari implementasi transformasi bisnis menuju industri aluminium berkelanjutan.
Corporate Secretary INALUM Mahyaruddin Ende mengungkapkan bahwa percepatan hilirisasi akan dilakukan melalui tiga proyek utama, yakni pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) II dan Smelter II di Mempawah (Kalimantan Barat) serta pembangunan Potline IV di Kuala Tanjung (Sumatera Utara).
“INALUM memperkuat strategi hilirisasi aluminium melalui sejumlah proyek strategis dalam aksi korporasi. Hilirisasi aluminium menjadi strategi kunci untuk memperluas manfaat industri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global,” jelas Mahyaruddin dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (22/12/25).
Secara simultan, INALUM menerapkan prinsip ESG dalam berbagai aspek. Pada aspek lingkungan, perseroan memfokuskan pada konservasi di kawasan Danau Toba. INALUM telah membangun pembibitan modern berkapasitas hingga 500.000 bibit pohon per tahun sebagai fondasi rehabilitasi lahan kritis secara berkelanjutan. Program rehabilitasi ditargetkan mencapai 500 hektare per tahun, terutama di kawasan tangkapan air dan wilayah penyangga sumber energi.
“Langkah ini memperkuat posisi Inalum dalam menjawab tuntutan pasar global yang semakin menempatkan jejak karbon dan kinerja lingkungan sebagai prasyarat utama dalam perdagangan aluminium,” ujar Mahyaruddin.
Kemudian, INALUM juga memfokuskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan. Perseroan memperkuat program perbaikan sarana dan prasarana sekolah, dukungan pendidikan, serta penguatan kompetensi tenaga pengajar.
Selain itu, INALUM melakukan penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secara terstruktur dengan menggandeng Rumah BUMN di Kabupaten Toba. Sinergi yang dilakukan berupa pembinaan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha.
“Seluruh inisiatif penguatan UMKM dirancang agar memberikan dampak sosial yang nyata pada kemandirian dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” imbuh Mahyaruddin.
Ia menyebut bahwa INALUM tengah menyiapkan sejumlah program aksi peduli sebagai respons terhadap bencana yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Program tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah di 12 titik lokasi, pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana, serta menyiapkan sebanyak 13.000 paket sembako murah.
“INALUM ingin menunjukan bakti kami kepada masyarakat khususnya yang menjadi korban bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kami berharap bantuan yang akan disampaikan oleh relawan INALUM ini bisa bermakna, memudahkan dalam pemulihan, dan bisa mengembalikan Kembali senyuman bahagia saudara-saudari kami semua,” pungkas Mahyaruddin.

Comments