in ,

MIND ID Sabet Penghargaan ESG Award atas Penerapan Operasional Berkelanjutan

FOTO : IST

MIND ID Sabet Penghargaan ESG Award atas Penerapan Operasional Berkelanjutan

Pajak.com, JakartaHolding Industri Pertambangan Indonesia Mining Industry Indonesia (MIND ID) meraih Sectoral Champion Award dalam ajang Investortrust Environmental, Social, and Governance (ESG) Awards 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas penerapan praktik operasional berbasis keberlanjutan yang dijalankan MIND ID di seluruh lini bisnisnya.

Ajang Investortrust ESG Awards 2025 memberikan apresiasi kepada korporasi yang dinilai berhasil mengintegrasikan prinsip ESG dalam strategi bisnisnya. CEO Investortrust.id Primus Dorimulu menegaskan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan di dunia usaha.

“Keberlanjutan kini bukan sekadar tren, melainkan strategi korporasi yang menentukan daya saing jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resminya, dikutip Pajak.com pada Senin (27/10/25).

Sebagai penerima penghargaan di sektor pertambangan, MIND ID dinilai telah menerapkan efisiensi energi, pengelolaan risiko ESG yang efektif, serta keterbukaan informasi (disclosure) yang memadai. Selain itu, MIND ID juga menunjukkan stabilitas kinerja keuangan dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar saham dalam satu tahun terakhir.

MIND ID menyebut penghargaan ini sejalan dengan arah transformasi industri pertambangan menuju operasional rendah karbon. Sepanjang 2023, total konsumsi energi Grup MIND ID tercatat sebesar 48.000 terajoule (TJ) dengan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 4.100 kiloton CO₂ ekuivalen (ktCO₂e). Seiring pengembangan operasional, konsumsi energi diproyeksikan meningkat hingga 266.000 TJ dengan emisi 31.060 ktCO₂e pada 2030.

Untuk menekan dampak lingkungan, MIND ID menargetkan penurunan konsumsi energi dan emisi GRK sebesar 21,4 persen melalui program efisiensi, pemanfaatan energi terbarukan, dan teknologi rendah karbon.

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan bahwa transformasi energi bersih menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, inisiatif dekarbonisasi tidak hanya berkaitan dengan komitmen lingkungan, tetapi juga mendukung efisiensi operasional dan daya saing industri tambang.

Pria mencontohkan salah satu program dekarbonisasi yang dilakukan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui penggunaan alat tambang listrik Bucket Wheel Excavator yang mampu menekan emisi hingga 5.200 ton CO₂ ekuivalen.

Selain itu, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) tercatat sebagai satu-satunya produsen aluminium di Indonesia yang menggunakan energi sebesar 16 juta gigajoule dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), atau sekitar 99 persen dari total konsumsi energi perusahaan.

“Melalui penghargaan ini, MIND ID akan terus berkomitmen untuk tidak hanya menggali nilai dari sumber daya alam, tetapi sekaligus menjaga keseimbangan alam demi peradaban masa depan,” pungkas Pria.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *