Penerimaan PPN dan PPnBM Anjlok 12 Persen, Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Berbalik Arah di Kuartal IV-2025
Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) masih alami kontraksi hingga 12 persen hingga Juli 2025. Meski demikian, ia optimistis ekonomi Indonesia akan berbalik arah pada kuartal IV-2025 seiring berjalannya program percepatan pembangunan yang telah disiapkan pemerintah.
Purbaya menjelaskan bahwa program percepatan pembangunan kuartal IV-2025 ini diciptakan karena pada kuartal III-2025 belanja dan laju ekonomi cenderung melambat. Namun, ia meyakini kondisi tersebut akan berbalik arah pada Oktober hingga Desember mendatang.
“Tapi saya yakin bulan Oktober, November, Desember semuanya akan berbalik arah. Nanti semuanya akan berbalik termasuk PPnBM dan lain-lain mendekati target yang kita miliki,” tegas Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Pajak.com pada Senin (15/9/25).
Adapun, realisasi penerimaan PPN dan PPnBM sepanjang Januari–Juli 2025 tercatat mencapai Rp350,62 triliun. Capaian ini mengalami kontraksi hingga 12,8 persen dibanding periode yang sama pada 2024. Dari sisi target, setoran PPN dan PPnBM baru menyentuh 37,1 persen.
Sementara itu, secara keseluruhan realisasi penerimaan pajak nasional pada periode yang sama mencapai Rp990,01 triliun atau 45,2 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp2.189 triliun.
Purbaya memastikan pemerintah tetap memiliki ruang fiskal untuk menopang pembangunan, sekalipun realisasi penerimaan belum optimal. “Tapi, seandainya itu let’s say di bawah target pun enggak usah takut, tahun lalu masih ada sisa uang anggaran SAL [Saldo Anggaran Lebih] yang cukup banyak. Jadi Anda enggak usah takut mungkin kita enggak punya uang untuk membangun,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika program percepatan pembangunan berjalan sesuai rencana, maka target penerimaan pajak maupun pertumbuhan ekonomi akan tercapai. “Tapi nanti kalau itu jalan, semua program ini jalan, saya yakin target-targetnya akan tercapai dan pertambahan ekonomi akan setinggi yang kita prediksi sebelumnya,” jelasnya.
Meski enggan membeberkan proyeksi pertumbuhan ekonomi secara detail, Purbaya menegaskan keyakinannya bahwa situasi akan segera membaik. “Saya optimistis, saya optimistis sekali. Belum kita hitung. Yang jelas, kita balikkan dulu arah ekonomi. Begitu arah ekonomi membalik, semua akan bergerak. Nanti, dua bulan dari sekarang gambarnya akan beda. Anda akan melihat kondisi ekonomi yang berbeda dari sekarang,” pungkasnya.

Comments