in ,

Diduga Hindari Pajak Rp240 Miliar, Cha Eun-woo Hadapi Pemeriksaan NTS Korea

Diduga Hindari Pajak Rp240 Miliar, Cha Eun-woo Hadapi Pemeriksaan NTS Korea

Pajak.com, Seoul  Aktor dan bintang K-pop Cha Eun-woo tengah menghadapi badai besar dalam kariernya. Ia dituding terlibat dalam praktik penghindaran pajak melalui perusahaan yang didirikan oleh ibunya, dengan nilai dugaan kekurangan pajak mencapai lebih dari 20 miliar won atau sekitar Rp240 miliar.

Menurut laporan media lokal Edaily, anggota K-Pop Astro sekaligus salah satu endorser termahal di Korea Selatan ini disebut telah menerima pemberitahuan resmi dari Kantor Regional Seoul Badan Pajak Nasional (National Tax Service/NTS) Korea. Pemberitahuan itu merupakan hasil audit intensif yang dilakukan pada paruh pertama tahun lalu. Nilai tunggakan pajak ini diyakini sebagai yang terbesar yang pernah ditagihkan kepada seorang entertainer individu di Korea Selatan.

Penyelidikan otoritas pajak berfokus pada sebuah perusahaan yang didirikan pada Oktober 2022 oleh ibu Cha, bermarga Choi, dan didaftarkan sebagai perusahaan manajemen. Awalnya, alamat perusahaan itu tercatat di Bureun-myeon, Ganghwa-gun, Incheon, yang diketahui merupakan lokasi restoran belut milik orang tua Cha Eun-woo.

Baca Juga  GNV Consulting Kupas PMK 112/2025: Penggunaan “Tax Treaty” Kini Lebih Ketat

Pada Desember tahun lalu, alamat perusahaan dipindahkan ke kawasan Nonhyeon-dong, Seoul, Korea Selatan, sementara restoran keluarga tersebut lebih dulu pindah ke Cheongdam-dong sebulan sebelumnya. NTS menyimpulkan, perusahaan itu tidak memiliki aktivitas usaha yang nyata dan tidak memberikan layanan substantif kepada Cha.

Perusahaan tersebut dinilai sebagai shell company alias perusahaan cangkang, yang diduga digunakan untuk menyalurkan sebagian penghasilan Cha Eun-woo dengan skema pajak badan. Padahal, tarif pajak badan di Korea Selatan lebih rendah dibandingkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi tertinggi yang mencapai 45 persen.

Masih mengutip Edaily, Cha dan ibunya telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Hasil pemeriksaan secara resmi dilakukan setelah Cha mulai menjalani wajib militer pada Juli 2025.

Kasus ini terungkap ketika otoritas pajak mengaudit Fantagio, agensi yang menaungi Cha Eun-woo. Pada Agustus tahun lalu, Fantagio lebih dulu diperintahkan membayar tambahan pajak sebesar 8,2 miliar won. Dalam proses penelusuran struktur keuangan agensi tersebut, petugas menemukan dugaan skema pembagian pendapatan yang melibatkan perusahaan milik ibu Cha.

Baca Juga  Aturan Baru P3B: Praktisi Soroti Tantangan Perluasan Pengujian “Beneficial Owner” bagi Wajib Pajak

Perusahaan itu disebut menandatangani kontrak dengan Fantagio untuk mengelola aktivitas hiburan Cha, lalu pendapatan dibagi antara Fantagio, perusahaan tersebut, dan Cha secara pribadi. Skema ini dinilai mampu menekan beban pajak Cha lebih dari 20 poin persentase.

Menanggapi surat cinta dari NTS tersebut, pihak Cha Eun-woo telah mengajukan keberatan resmi dan permohonan peninjauan pra-penetapan pajak. Dus, Fantagio menegaskan, perkara ini belum berkekuatan hukum tetap.

“Isu utamanya adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun-woo memenuhi syarat sebagai entitas kena pajak yang sah,” kata Fantagio dalam pernyataan tertulis, dikutip Pajak.com, Sabtu (24/1/2026).

“Masalah ini belum difinalisasi atau dikonfirmasi secara resmi. Kami akan secara aktif menjelaskan posisi kami melalui prosedur hukum yang berlaku dan bekerja sama sepenuhnya agar proses ini dapat segera diselesaikan,” lanjut agensi tersebut.

Fantagio juga menegaskan kliennya akan tetap patuh pada hukum.

“Cha Eun-woo akan terus memenuhi seluruh kewajiban perpajakan dan hukumnya sebagai warga negara yang taat hukum,” tulis agensi.

Baca Juga  Aturan Baru P3B: Praktisi Soroti Tantangan Perluasan Pengujian “Beneficial Owner” bagi Wajib Pajak

Di tengah proses hukum berjalan, dampak komersial mulai terasa. Sejumlah merek besar dilaporkan menarik iklan Cha Eun-woo dari ruang publik digital. Shinhan Bank dan merek perawatan kulit Abib, misalnya, diketahui mengubah status konten promosi yang menampilkan Cha menjadi privat di media sosial. Sementara itu, perusahaan perangkat kesehatan BodyFriend dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menggantinya sebagai model iklan.

Cha Eun-woo dikenal luas lewat drama populer seperti My ID is Gangnam Beauty dan Rookie Historian Goo Hae-ryung. Ia menjadi selebritas terbaru yang terseret dalam gelombang pengetatan pengawasan pajak terhadap kalangan berpenghasilan tinggi di Korea Selatan.

Sebelumnya, aktor Yoo Yeon-seok diperintahkan membayar tambahan pajak sekitar 7 miliar won, sementara aktris Lee Ha-nee diminta melunasi tunggakan pajak sebesar 6 miliar won. Pada Desember 2025, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan investigasi yang lebih agresif terhadap praktik penghindaran pajak oleh orang kaya serta menambah jumlah personel untuk memburu para pengemplang pajak.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *